Bupati Tapsel Launching GDPK Tapsel Tahun 2020-2045

PENJURU.ID | Tapsel – Bupati Tapanuli Selatan H Syahrul M Pasaribu SH yang diwakili Sekretaris Daerah Parulian Nasution meluncurkan buku Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2020-2045, di Aula Sarasi II, Lantai III, Kantor Bupati Tapsel, Selasa (15/12).

Bupati Tapsel yang diwakili Sekretaris Daerah Parulian Nasution dalam sambutannya menyampaikan persoalan besar pembangunan kependudukan Kabupaten Tapsel dimasa depan adalah bagaimana meraih bonus demografi dengan tren perubahan komposisi penduduk menurut umur dimasa lalu yang diperkirakan Kabupaten Tapsel akan mencapai tahap windows of opportunity.

Dengan asumsi jika pengelolaan kuantitas penduduk, khususnya fertilitas dilakukan dengan benar yang terletak pada sumber daya manusia dan itu merupakan modal dasar pembangunan. Sedangkan GDPK merupakan dokumen rumusan perencanaan pembangunan daerah untuk waktu 25 tahun kedepan. Kecenderungan parameter kependudukan, isu penting kependudukan dan program- program kependudukan.

Lebih lanjut Sekda menjelaskan bahwa program – program tersebut harus dikendalikan, di monitor dan di evaluasi pelaksanaannya sebagai dasar pengembangan perencanaan strategis daerah, oleh semua komponen daerah atau OPD.

“Disamping itu perlu penyelesaian permasalahan kependudukan dengan membutuhkan komitmen dari semua pihak, baik dari para pembuat atau pelaksana GDPK sendiri. Adanya penggalangan dan koordinasi, keterpaduan, penyeserasian serta tahap kemitraan melalui sosialisasi. Begitu juga advokasi dan fasilitas untuk menentukan program-program serta kebijakan pembangunan yang berwawasan kependudukan dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Sebelumnya Kadis Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Ahmad Ibrahim Lubis selaku Ketua Panitia mengatakan, pelaksanaan kegiatan ini berdasarkan Perpres RI No.153 tahun 2014 tentang Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) merupakan sebuah rancana pembangunan kependudukan untuk jangka waktu 25 tahun kedepan dan di jabarkan setiap 5 tahun, yang berkaitan dengan isu penting mengenai kependudukan saat ini.

“Kondisi kependudukan dan program pembangunan yang diinginkan, meliputi pengendalian kuantitas penduduk serta pembangunan kualitas penduduk. Juga untuk pembangunan keluarga dan penataaan serta pengaturan kependudukan dalam pembangunan administrasi kependudukan,” katanya.

Adapun tujuan dari GDPK adalah memberikan arah kebijakan di tengah arah pembangunan selama 25 tahun. Serta menjadi pedoman penyusunan roda pembangunan pendudukan di Tapanuli Selatan setiap lima tahun, juga menjadi pedoman untuk OPD dan lembanga pemerintah daerah eksekutif dan legislatif dalam perencana pembangunan kependudukan.

Diakhir acara, penyerahan buku Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) Kabupaten Tapsel Tahun 2020-2045 kepada perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara Syamsul Rizal Lubis, SH, S.Sos, MH dan Koalisi Kependudukan Indonesia Provinsi Sumatera Utara Dr. Ir. Indra Mulia, M.Si.

Turut hadir dalam acara tersebut, pimpinan OPD, Sekretaris, Kabag Humas dan Protokol Isnut Siregar, Koordinator penyuluh BKKBN se-Tapsel dan BPS Tapsel.

 

(Sapawi/ANS)

 

Pos terkait