PENJURU.ID | Probolinggo – Suasana penuh kebersamaan dan nuansa religius mewarnai kegiatan Halal Bihalal Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kabupaten Probolinggo yang digelar di Aula Al Ikhlas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo, Rabu (8/4/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Sucikan Hati, Wujudkan Silaturrahmi” tersebut diikuti sebanyak 410 Kepala Madrasah Ibtidaiyah se-Kabupaten Probolinggo. Kehadiran ratusan peserta tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam mempererat ukhuwah sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan madrasah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo, Dr. Samsur, didampingi Kasi Pendidikan Madrasah H. Moh. As’adi dan Kasubag TU H. Sa’dun. Kehadiran jajaran Kemenag tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan organisasi KKMI.
Ketua panitia, Hidayatullah, menyampaikan bahwa kegiatan Halal Bihalal ini menjadi momentum penting bagi seluruh kepala madrasah untuk mempererat hubungan serta membangun kebersamaan yang lebih solid.
Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi yang pertama kali digelar pada masa kepemimpinan Ketua KKMI Kabupaten Probolinggo, Moh. Hasan Basri. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda rutin dalam memperkuat koordinasi antar kepala madrasah.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap terbangun kebersamaan yang kuat sehingga madrasah di Kabupaten Probolinggo semakin maju dan berkembang,” ujar Hidayatullah.
Dalam rangkaian acara, seluruh peserta juga mengikuti pembacaan Sholawat Nariyah sebanyak 4.444 kali secara bersama-sama. Pembacaan sholawat tersebut menjadi bentuk ikhtiar spiritual untuk mendoakan kesejahteraan guru, kepala madrasah, serta masa depan peserta didik.
Gema sholawat yang dilantunkan bersama menciptakan suasana khidmat sekaligus memperkuat rasa persaudaraan antar peserta yang hadir.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo, Dr. Samsur, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Halal Bihalal tersebut. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi sarana efektif untuk memperkuat sinergi antar madrasah.
Ia juga menegaskan pentingnya menjaga integritas organisasi serta meningkatkan kualitas pendidikan agar madrasah semakin dipercaya masyarakat.
“KKMI harus mampu menjadi wadah yang memperkuat kebersamaan dan meningkatkan mutu pendidikan madrasah agar mampu bersaing dan berkembang,” ungkapnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiyah agama yang disampaikan oleh Imron Rosyidi. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh peserta untuk menjaga kebersihan hati, mempererat silaturrahmi, serta meningkatkan semangat dalam memajukan pendidikan Islam.
Acara Halal Bihalal tersebut ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh H. Sa’dun. Melalui kegiatan ini, KKMI Kabupaten Probolinggo diharapkan semakin solid dan konsisten dalam membangun madrasah yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing tinggi.
(Prasojo)





