PENJURU.ID | Probolinggo – Tumpukan sayur Pakcoy berwarna hijau segar memenuhi meja yang disiapkan di depan Kantor Kelurahan Mangunharjo, Jalan WR. Supratman, Minggu (26/7/2026) pagi. Tak butuh waktu lama, satu per satu ikatan sayur berpindah tangan kepada masyarakat yang melintas maupun warga sekitar yang sengaja datang ke lokasi.
Sebanyak 1.000 ikat Pakcoy organik dibagikan secara gratis dalam kegiatan bertajuk berbagi berkah yang digagas Rumah Zakat bersama Desa Tangguh Bencana (Destana) Kelurahan Mangunharjo dan Tim Penggerak PKK setempat.
Suasana pembagian berlangsung sederhana, tetapi penuh kehangatan. Para relawan menyapa setiap penerima manfaat sambil menyerahkan sayuran yang baru dipanen. Sesekali terdengar ucapan terima kasih dari warga yang merasa terbantu dengan kegiatan tersebut.
Bagi Rumah Zakat, pembagian hasil panen bukan sekadar menyalurkan sayuran, tetapi juga menghadirkan manfaat dari proses budidaya yang telah dilakukan selama beberapa bulan terakhir.
Relawan Rumah Zakat Probolinggo, Eko Yudha, mengatakan seluruh Pakcoy yang dibagikan berasal dari kebun yang dikelola secara mandiri dengan menggunakan pupuk organik.
“Sejak awal kami ingin menghasilkan sayuran yang sehat. Karena itu proses penanamannya menggunakan pupuk organik sehingga hasilnya lebih baik untuk dikonsumsi,” ujarnya.
Menurut Eko, panen kali ini memang sudah direncanakan untuk dibagikan kepada masyarakat. Rumah Zakat tidak memiliki target menjual hasil budidaya tersebut.
“Kami tidak pernah merencanakan pokcay ini menjadi komoditas yang dijual. Sejak mulai menanam, niat kami memang untuk berbagi ketika panen tiba,” katanya.
Ia menuturkan masih banyak masyarakat yang belum terbiasa mengonsumsi sayuran organik karena harganya relatif lebih tinggi dibanding sayuran biasa di pasaran. Karena itu, melalui kegiatan ini masyarakat dapat merasakan langsung kualitas sayuran organik tanpa harus mengeluarkan biaya.
“Kalau biasanya harus membeli di pasar, hari ini masyarakat bisa membawa pulang sayuran organik secara gratis. Mudah-mudahan ini menjadi kebahagiaan kecil yang bermanfaat bagi keluarga,” ucapnya.
Selain membagikan hasil panen, Rumah Zakat juga ingin menumbuhkan semangat berbagi melalui kegiatan sederhana yang dapat dilakukan siapa saja.
“Kami percaya hasil panen akan jauh lebih bernilai ketika bisa dinikmati bersama. Berbagi tidak harus menunggu memiliki sesuatu yang besar,” tutur Eko.
Dalam pelaksanaannya, Rumah Zakat melibatkan Destana dan Tim Penggerak PKK Kelurahan Mangunharjo agar distribusi sayuran berjalan lebih efektif.
Ketua Destana Kelurahan Mangunharjo, Rudi Purwanto, mengatakan pembagian dilakukan kepada masyarakat yang paling mudah dijangkau dari lokasi kegiatan.
“Pengendara yang melintas kami persilakan berhenti sejenak. Sebagian besar yang menerima memang ibu-ibu, selain itu masyarakat di sekitar kantor kelurahan juga kami berikan,” jelasnya.
Menurut Rudi, kolaborasi tersebut menjadi bentuk kepedulian bersama terhadap masyarakat sekaligus memanfaatkan hasil panen agar tidak hanya berhenti di kebun.
“Rumah Zakat mengajak kami untuk ikut berbagi hasil panen kepada masyarakat melalui kegiatan Destana. Kami menyambut baik karena manfaatnya bisa langsung dirasakan warga,” katanya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda rutin sehingga semakin banyak keluarga yang memperoleh tambahan bahan pangan sehat.
“Walaupun hanya berupa sayuran, kami berharap bisa membantu kebutuhan masyarakat di rumah. Semoga menjadi berkah bagi semua,” ujarnya.
Lurah Mangunharjo, Ikromi Wida Utama, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas sinergi berbagai pihak dalam menyelenggarakan aksi sosial tersebut.
Menurutnya, keberadaan Destana selama ini tidak hanya berperan dalam kesiapsiagaan bencana, tetapi juga aktif melaksanakan berbagai kegiatan sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus Destana Kelurahan Mangunharjo. Tetap semangat mengabdi sehingga Mangunharjo semakin bersolek dan semakin berkembang,” kata Ikromi.
Ia juga memberikan penghargaan kepada Relawan Rumah Zakat Probolinggo, Eko Yudha, yang selama ini dinilai konsisten mendampingi berbagai kegiatan Destana.
“Terima kasih kepada Mas Eko Yudha atas dukungan dan pendampingannya kepada Destana Kelurahan Mangunharjo. Pendampingan yang dilakukan dengan totalitas tanpa batas menjadi energi positif bagi kami untuk terus menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Menjelang akhir kegiatan, seluruh Pakcoy yang disiapkan panitia telah habis dibagikan. Tidak sedikit warga yang berharap kegiatan serupa kembali digelar pada musim panen berikutnya.
Bagi Rumah Zakat, panen bukanlah garis akhir dari proses menanam. Justru ketika hasil panen sampai ke tangan masyarakat dan menjadi hidangan di meja makan keluarga, di situlah nilai kebermanfaatan benar-benar diwujudkan. Semangat itulah yang ingin terus ditumbuhkan melalui kolaborasi bersama Destana, PKK, dan Pemerintah Kelurahan Mangunharjo.
(Prasojo)





