PENJURU.ID|KARTASURA– Dalam rangka menyambut bulan Suci Ramadhan 1443 Hijriah warga ageng Kartasura pada hari Sabtu pagi (26/3/2022) sekitar pukul. 07.00 WIB mengadakan acara besik dan sadranan di petilasan Keraton Kartasura.
Acara ini di sengkuyung oleh gabungan dari komunitas se-Kartasura yang merupakan agenda tahunan. Ratusan warga dan gabungan komunitas saling bergotong royong membersihkan komplek hastana makam Kartasura.
Acara sadranan kali ini merupakan yang ke- 2 yang di laksanakan oleh gabungan komunitas dan warga Kartasura.
“Dengan adanya acara besik dan sadranan ini tentunya kita akan selalu ingat bahwa kita mempunyai leluhur yang harus di muliakan dengan doa – doa terbaik dan saya berharap dengan nantinya setelah acara ini akan terbentuk jalinan erat antar warga Kartasura untuk terus menguri – uri budaya leluhur kita .” tutur Gus Sigit Ketua Panitia Sadranan.
Pada malam harinya dilanjutkan acara Sadranan dengan acara kirab tumpeng sejumlah 14 tumpeng dari komunitas dan warga Kartasura. Yang buat sukarela untuk menyengkuyung acara besik dan sadranan ini.
Dalam sambutanya juru kunci Hastana makam Kartasura Mng. Suryo Hastono Hadiprojonegoro, Spd,mengucapkan banyak Terima kasih kepada semua pihak yang telah menyengkuyung acara sadranan ini.
Khususnya kepada komunitas se-Kartasura dan warga Kartasura hingga terlaksana dengan baik perlu di ketahui tradisi Sadranan di Hastana Keratan Kartasura ini sudah di laksanakan sejak tahun 1945 dan sudah yang ke-77 tahun,semoga kedepanya kita bisa terus menjaga dan melestarikan budaya seperti ini.
Sebelum pementasan wayang kulit oleh 2 dalang cilik,acara di mulai dengan Doa bersama tahlil dan dzikir yang di pimpin oleh Gus Umam dari Padorama dan di tutup doa oleh Gus Najib pengasuh Ponpes Al Anisiyah Ngempak, Kartasura.
Acara di lanjutkan dengan pementasan wayang kulit ringkes oleh 2 dalang cilik. Yang pertama oleh dalang cilik wilhan sae kelas 2 SD dari Kartasura dengan lakon Gatot Kaca jedhi.
Di lanjut dalang cilik yang ke 2 Hafidz zidan kelas 5 SD dari Polokarto Sukoharjo dengan Lakon Babat Alas Wana Marta.
Antusias warga Kartasura sangat luar biasa terbukti mereka mengikuti acara dari awal sampai akhir. Tampak hadir jajaran pemerintahan dari kecamatan Kartasura, Polsek dan Koramil Kartasura dan tokoh agama dan masyarakat Kartasura.
Tampak hadir tokoh Kartasura Dr. (Cand) Djuyamto,SH.,M.H.,beliau sangat mengapresiasi kegiatan ini sangat luar biasa panitia begitu kompak sekali untuk menyungkuyung suksesnya acara ini.
Begitu juga dengan partisipasi masyarakat Kartasura tampak sangat antusias dengan adanya pementasan wayang kulit ini lewat adat dan budaya.
“Hal – hal yang baik dan nilai – nilai Agama bisa kita sebarkan dan berikan secara lembut dan damai.”Pungkas Djuyamto. (Adi/Nugie).





