PENJURU.ID | Probolinggo – Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Fahmi AHZ melakukan kunjungan kerja ke RSUD Waluyo Jati Kabupaten Probolinggo, Senin (7/9/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari koordinasi dan pembahasan strategis untuk memperkuat serta meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Dalam kunjungan itu, Wabup Fahmi bersama jajaran RSUD Waluyo Jati membahas sejumlah kebutuhan rumah sakit, terutama berkaitan dengan penguatan sumber daya, pengembangan layanan strategis, sarana prasarana penunjang serta pemenuhan kebutuhan layanan yang sesuai dengan kebutuhan peserta BPJS Kesehatan.
Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Fahmi AHZ menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan membutuhkan perencanaan yang matang sekaligus percepatan dalam memenuhi berbagai kebutuhan strategis rumah sakit.
“Pemerintah Kabupaten Probolinggo terus mendorong agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat semakin baik. Karena itu, kebutuhan strategis rumah sakit harus kita identifikasi dan ditindaklanjuti secara bertahap sesuai dengan prioritas dan kemampuan daerah,” ujarnya.
Wakil Bupati Probolinggo Fahmi AHZ dan Direktur RSUD Waluyo Jati dr. Yessi Rahmawati menyapa pedagang di Sentra Kuliner WJ Sejahtera RSUD Waluyo Jati. (Foto : RSUD Waluyo Jati)
Menurutnya, pemenuhan tenaga strategis menjadi salah satu bagian penting dalam pengembangan pelayanan RSUD Waluyo Jati. Ketersediaan sumber daya manusia yang memadai diperlukan agar berbagai layanan kesehatan dapat berjalan optimal dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
“Kita ingin pemenuhan tenaga strategis dapat dipercepat, terutama untuk mendukung layanan-layanan yang memang dibutuhkan masyarakat. Dengan sumber daya yang memadai, pelayanan rumah sakit diharapkan semakin optimal,” jelasnya.
Selain tenaga kesehatan, Wabup Fahmi juga menekankan pentingnya percepatan pengembangan layanan. Pengembangan tersebut harus dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat serta layanan yang dibutuhkan dalam sistem pembiayaan dan rujukan BPJS Kesehatan.
“Pengembangan layanan harus melihat kebutuhan masyarakat dan juga kebutuhan dalam pelayanan BPJS Kesehatan. Jangan sampai ada kebutuhan layanan yang tinggi tetapi belum didukung oleh kesiapan sumber daya maupun sarana prasarana,” tegasnya.
Wakil Bupati Probolinggo Fahmi AHZ dan Direktur RSUD Waluyo Jati dr. Yessi Rahmawati di Instalasi Dialisis RSUD Waluyo Jati. (Foto : RSUD Waluyo Jati)
Wabup Fahmi menambahkan, kebutuhan sarana dan prasarana penunjang juga menjadi perhatian dalam penguatan RSUD Waluyo Jati. “Fasilitas yang memadai akan mendukung tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan yang aman, efektif dan berkualitas,” lanjutnya.
Sementara Direktur RSUD Waluyo Jati dr. Yessi Rahmawati menyampaikan kunjungan kerja Wakil Bupati Probolinggo menjadi momentum penting untuk menyampaikan berbagai kebutuhan rumah sakit sekaligus menyelaraskan rencana pengembangan pelayanan dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Probolinggo.
“Koordinasi seperti ini sangat penting bagi kami karena pengembangan rumah sakit membutuhkan dukungan dan sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Kami menyampaikan kebutuhan-kebutuhan yang menjadi prioritas agar peningkatan pelayanan dapat berjalan secara terarah,” katanya.
Ia menjelaskan, sejumlah hasil pembahasan diarahkan pada empat hal utama, yakni percepatan pemenuhan tenaga strategis, percepatan pengembangan layanan, pemenuhan kebutuhan layanan sesuai kebutuhan BPJS Kesehatan serta pemenuhan sarana dan prasarana penunjang pelayanan.
Wakil Bupati Probolinggo Fahmi AHZ dan Direktur RSUD Waluyo Jati dr. Yessi Rahmawati menyapa masyarakat di Poli Eksekutif RSUD Waluyo Jati. (Foto : RSUD Waluyo Jati)
“Empat hal tersebut menjadi bagian penting dalam penguatan pelayanan RSUD Waluyo Jati. Kami akan terus melakukan pemetaan kebutuhan dan menindaklanjutinya sesuai skala prioritas, sehingga pengembangan layanan dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” jelasnya.
Yessi menegaskan peningkatan layanan tidak hanya berkaitan dengan penambahan fasilitas, tetapi juga harus dibarengi kesiapan sumber daya manusia dan sistem pelayanan yang baik.
“Pengembangan layanan harus berjalan bersama dengan kesiapan tenaga, sarana prasarana dan sistem pelayanan. Dengan demikian, layanan yang dikembangkan benar-benar dapat berjalan secara optimal dan memenuhi kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Kunjungan kerja tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk mempercepat berbagai kebutuhan strategis RSUD Waluyo Jati. Sekaligus memperkuat komitmen Pemerintah Kabupaten Probolinggo dalam meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
(Prasojo)
Wakil Bupati Probolinggo Fahmi AHZ dan Direktur RSUD Waluyo Jati dr. Yessi Rahmawati menyapa pedagang di Sentra Kuliner WJ Sejahtera RSUD Waluyo Jati. (Foto : RSUD Waluyo Jati)
Wakil Bupati Probolinggo Fahmi AHZ dan Direktur RSUD Waluyo Jati dr. Yessi Rahmawati di Instalasi Dialisis RSUD Waluyo Jati. (Foto : RSUD Waluyo Jati)
Wakil Bupati Probolinggo Fahmi AHZ dan Direktur RSUD Waluyo Jati dr. Yessi Rahmawati menyapa masyarakat di Poli Eksekutif RSUD Waluyo Jati. (Foto : RSUD Waluyo Jati)



