SIMALUNGUN– Sejumlah wartawan bertugas di wilayah Kabupaten Simalungun, khususnya di Kota Wisata Parapat, pada hari ini telah menerima suntikan vaksin Sinovac dosis pertama diadakan di Puskesmas Parapat, Kelurahan Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Rabu (10/03/2021) sekira pukul 10.00 WIB.
Namun, salah seorang wartawan yang akan mendapatkan suntikan berdasarkan hasil pemeriksaan medisnya, terpaksa ditunda. Hal ini, menurut tim medis, lantaran wartawan itu tensinya terlalu tinggi dan ke tujuh wartawan yang menerima vaksinasi tahap pertama, Karmel Sitanggang dari Media Indonesiasatu.co.id dan Linggom Parhusip dari Sinar Indonesia Baru (SIB).
Selain itu, jurnalis Jesron Sihotang dari Media Aktualonline.co.id, Efendi Bakkara dari Media Limakoma.com, Herianto Silalahi dari Media Metro24 Jam, Affrenton Sembiring dari Harian Metro Siantar. Sementara, Feriandrah dari Media Etabloidfbi.com, satu dari ke tujuh wartawan yang terdaftar akan menerima suntikan dosis vaksin Sinovac terpaksa harus ditunda.
Sebelumnya, para jurnalis menjalani proses penyuntikan vaksin Sinovac, para jurnalis disarankan terlebih duhulu menyerahkan biodata ke meja satu dan selanjutnya para jurnalis bergeser ke meja dua untuk menjalani scranning dan pendataan riwayat kesehatannya serta pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh mulai dari tekanan darah, riwayat penyakit dan alergi.
Setelah dinyatakan sehat dan layak menerima suntikan vaksin Sinovac, para jurnalis menuju ke meja ketiga untuk menjalani penyuntikan vaksinasi yang langsung di komandoi tim vacsinator puskesmas.
Tim Vacsinator terdiri dari Kepala Puskesmas Parapat, dr Haposan Silalahi, selaku penanggung jawab yang didampingi Turida Tambunan, Yanthi F Purba, Doris Sinaga, Belsida Sinaga, Nancy Hutagalung, Delisma Sihotang dan Elvry Sinaga.
Sesuai dengan aturannya, usai menerima suntikan vaksin Sinovac, para jurnalis diharuskan menuju meja ke empat untuk dilakukan pencatatan dan pelaporan sesuai aturan yang telah diberlakukan di masing-masing daerah.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun melalui Kepala Puskesmas Parapat, Dr Haposan mengatakan, wartawan sebagai insan pers termasuk dalam kelompok prioritas untuk mendapat suntikan Vaksin Sinovac pada bulan ini.
Hal ini dikatakan, lantaran selama rekan-rekan media kerap berinteraksi dengan banyak orang saat bertugas, sehingga mereka perlu mendapat perlindungan untuk kekebalan tubuh terlebih lagi mereka bertugas di kota wisata.
“Mudah-mudahan dengan vaksinasi ini dapat memberikan perlindungan kepada awak media, terutama yang berada di lapangan. Sering berinteraksi dengan publik, sering berinteraksi dengan narasumber dan vaksin ini memberikan perlindungan yang baik bagi insan pers, sehingga mereka bisa membantu memberikan informasi kepada masyarakat luas,” kata Haposan.
Haposan juga mengatakan, bahwa vaksin yang disuntikkan ini aman dan halal bagi tubuh manusia serta tidak ada efek sampingnya. Namun, rekan-rekan media harus tetap menerapkan protokol kesehatan, tetap memakai masker dan selalu jaga jarak.
“Vaksin ini aman dan halal bagi tubuh kita, begitupun tetap patuh dan lakukan Protokol Kesehatan dalam beraktifitas,” kata Haposan.
Selanjutnya, ucapan terima kasih disampaikan Haposan kepada awak media yang turut serta dalam kegiatan itu, sebab dengan adanya teman-teman wartawan artinya dapat membantu kami untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat.
“Bahwa dengan pelaksanaan penyuntikan ini dan masyarakat membaca berita-berita yang disampaikan, maka pencerahan dalam hal ini cukup membantu kita,” terangnya.
Salah seorang jurnalis yang turut menerima suntikan, Jesron Sihotang mengatakan dan mengakui, setelah mendapat suntikan vaksin itu merasa tidak lagi khawatir dan perasaannya lega, akhirnya bisa mendapatkan vaksin Sinovac.
“Vaksinasi bagi awak media memang sangat dibutuhkan, karena profesi yang kami jalankan sering bersentuhan dengan masyarakat umum untuk mencari berita dan hampir setiap saat kami berhubungan dengan sejumlah narasumber,” ujar Jesron Sihotang.
Jesron mengutarakan, setelah mendapatkan suntikan vaksin maka daya tahan dan sistem imun kekebalan tubuh tetap stabil. Menurutnya, untuk pelaksanaan tugas-tugas peliputan, Ia mengaku tidak merasakan keraguan lagi.
“Mudah-mudahan setelah kami mendapatkan suntikan vaksin Sinovac dapat membantu kekebalan tubuh kami saat mencari sebuah berita diberbagai kegiatan dan kami tidak lagi terlalu was-was saat melakukan peliputan,” terangnya.
Dengan terlaksananya kegiatan itu, Jesron mewakili rekan pers juga mengucapkan terima kasih Kepada Pemerintah Kabupaten Simalungun yang telah memprioritaskan para wartawan mendapat suntikan vaksin Sinovac bulan ini.
“Semoga kita semua dalam kondisi sehat, terhindar dari Virus Covid-19, senantiasa patuhi dan laksanakan protokol kesehatan serta terima kasih kami sampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Simalungun dari kami insan pers,” ujar Jesron Sihotang didampingi Linggom Parhusip, Karmel Sitanggang, Efendi Bakkara, Herianto Silalahi dan Affrenton Sembiring.
(Karmel)




