PENJURU.ID | PADANGSIDIMPUAN – Kasus dugaan penghinaan yang dilakukan oleh oknum dosen UGN masih terus berlanjut, Baginda Tigor Siregar selaku Ketua PJI-Demokrasi Tapsel-Padangsidimpuan menyampaikan kepada rekan-rekan Jurnalis di PJI-Demokrasi “Kita Kawal Terus Laporan Polisi Sekretaris Kita di Polres Kota Padangsidimpuan dan Kita akan mempertanyakan Pihak Yayasan Dharma Bakti Pendidikan Indonesia (YADPI) dan Pihak Universitas Graha Nusantara (UGN) bentuk tanggung jawab mereka terhadap perbuatan salah satu Dosen nya yang tidak memiliki attitude baik kepada Sekretaris PJI-Demokrasi dan merupakan anggota salah satu LSM” Hal ini di sampaikan Baginda seusai audiensi dengan Kasat Reskrim Polres Padangsidimpuan 20/10/2022.
Dihari yang sama sekira pukul 12:24 wib Baginda Tigor Siregar selaku Ketua PJI-Demokrasi mendatangi Kantor Yayasan Dharma Bakti Pendidikan (YADPI) dan Universitas Graha Nusantara (UGN) untuk bertemu dengan Ketua YADPI dan Rektor Kampus UGN dan sangat di sayangkan Ketua YADPI dan Rektor Kampus UGN tidak berada di tempat namun pertemuan selanjutnya telah di agendakan dalam waktu dekat ini.
Ditempat terpisah Hal senada disampaikan Wakil Sekretaris I PJI-Demokrasi melalui telepon selular kepada awak media, “Tadi Sekira Pukul 16:15 wib Ketua PJI-Demokrasi Audiensi kepada Kasad Reskrim Polres Padangsidimpuan, pertemuan itu berlangsung di ruangan *Kasat* Reskrim Padangsidimpuan dan didampingi Penyidik yang menangani Laporan Polisi Anggota Kita.” Ungkap Porpor Wakil sekretaris I PJI-Demokrasi.
“Sejauh ini Laporan Polisi Anggota PJI-Demokrasi di Polres Padangsidimpuan terkait perbuatan Dosen UGN kepada seorang Jurnalis dan merupakan anggota LSM masih Tahap *Penyidikan* dan terus kita kerjakan proses Laporannya sesuai dengan Prosedur penanganan Perkara, secepatnya akan kita gelar perkaranya biar ada kepastian Hukum” lanjut Porpor sebagaimana yang disampaikan *Kasat* Reskrim Polres Padangsidimpuan Kepada Ketua PJI-Demokrasi sewaktu audiensi 20/10/2022.





