PENJURU.ID | Probolinggo – Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo untuk membangun budaya kekeluargaan, menjaga kekompakan dan bekerja sebagai sebuah tim dalam menjalankan amanah pemerintahan.
Ajakan tersebut disampaikan Bupati Haris dalam kegiatan Dzikir dan Sholawat ASN Pemkab Probolinggo bersama Majelis Sholawat Muhammad yang berlangsung di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Jum’at (14/8/2026).
Kegiatan tersebut diikuti ASN di lingkungan Pemkab Probolinggo dan dihadiri anggota Tim Percepatan Pembangunan Daerah Kabupaten Probolinggo Khairul Anwar, Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Marisa Juwitasari Moh. Haris, SE., MM., Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto, sejumlah Kepala OPD dan camat serta penceramah Nun Hassan Ahsan Malik atau Gus Alex selaku Wakil Ketua Umum MUI Kabupaten Probolinggo.
Dalam sambutannya, Bupati Haris mengajak seluruh ASN untuk memaknai perjalanan pemerintahan sebagai sebuah proses yang harus dijalani dengan penuh keikhlasan, pengabdian dan keyakinan kepada Allah SWT.
Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris memimpin kegiatan dzikir dan sholawat bersama ASN Pemkab Probolinggo. (Foto : Kominfo)
Menurutnya, kehidupan selalu memiliki siklus. Ada siang dan malam, ada masa mudah dan masa sulit. Berbagai pengalaman yang telah dilalui selama menjalankan pemerintahan menjadi pelajaran berharga, termasuk ketika Kabupaten Probolinggo menghadapi berbagai bencana dan persoalan yang berdampak terhadap infrastruktur maupun masyarakat.
Namun, di balik berbagai ujian tersebut, Bupati Haris melihat adanya hikmah berupa hadirnya banyak orang baik yang ikut membantu dan membersamai pemerintah dalam menghadapi berbagai situasi.
“Memang begitulah hidup, ada masa sulit dan ada masa mudah. Tetapi di dalam proses itu kita dipertemukan dengan banyak sekali orang-orang baik. Itulah hikmahnya. Makanya saya selalu meminta, sing tenang, resek-resek. Kita jalani saja dengan ikhtiar,” ujarnya.
Bupati Haris juga mengajak ASN untuk menjadikan dzikir dan sholawat sebagai salah satu bentuk ikhtiar batin dalam menjalani tugas dan kehidupan. “Harapannya kegiatan ini dapat terus istiqamah dan membawa keberkahan bagi seluruh jajaran Pemkab Probolinggo,” harapnya.
Lebih jauh Bupati Haris mengingatkan ASN bahwa amanah dalam menjalankan pemerintahan bukan hanya berdampak pada masa sekarang, tetapi juga menjadi bagian dari keberkahan bagi generasi berikutnya.
Ratusan ASN di lingkungan Pemkab Probolinggo mengikuti dzikir dan sholawat bersama Majelis Sholawat Muhammad. (Foto : Kominfo)
“Keberkahan hidup itu tidak hanya di dalam periode kita, tetapi ada periode anak kita, periode cucu kita. Karena itu, apa pun bentuk amanah kita, mari kita jalani dengan baik dan penuh pengabdian,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Haris juga menyampaikan pentingnya membangun kekompakan dan budaya kekeluargaan di lingkungan pemerintahan. Tantangan dalam menjalankan pemerintahan tidak dapat dihadapi sendiri, sehingga dibutuhkan kerja sama yang kuat antara kepala daerah, Sekda, kepala OPD hingga jajaran di bawahnya.
“Tim itu penting. Saya berharap kepala dinas dan kepala badan mengajak timnya betul-betul bekerja sebagai tim. Yang paling penting adalah bagaimana kita membangun kekeluargaan dan bekerja bersama-sama,” tegasnya.
Bupati Haris juga menitipkan agar kondusivitas di lingkungan Pemkab Probolinggo terus dijaga. Hubungan yang harmonis antara kepala daerah, wakil kepala daerah, Sekda, jajaran OPD hingga Forkopimda dan aparat penegak hukum menjadi modal penting dalam menciptakan pemerintahan yang aman, tenteram dan penuh keberkahan.
Wakil Ketua Umum MUI Kabupaten Probolinggo Nun Hassan Ahsan Malik memberikan ceramah dalam dzikir dan sholawat ASN Pemkab Probolinggo Bersama Majelis Sholawat Muhammad. (Foto : Kominfo)
“Saya titip kondusivitas. Antara Bupati, Wabup, Sekda sampai jajaran di bawah, termasuk Forkopimda dan APH, semuanya harus kondusif dan dijaga dengan baik. Insya Allah kalau semuanya bagus, Kabupaten Probolinggo aman, tenteram dan barokah,” ujarnya.
Selain itu, Bupati Haris mengingatkan jajaran ASN untuk semakin cermat dan berhati-hati dalam menjalankan proses pemerintahan, khususnya dalam perencanaan dan penganggaran. Sistem pengawasan pemerintahan saat ini semakin ketat sehingga seluruh proses harus dilakukan sesuai ketentuan dan penuh kehati-hatian.
Meski demikian, ia meminta ASN tidak kehilangan keberanian untuk berinovasi. Inovasi tetap diperlukan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, namun harus dilakukan dengan tetap berpedoman pada aturan dan tata kelola pemerintahan yang baik.
“Bukan berarti kita tidak berani inovatif. Kita tetap harus berinovasi, tetapi semuanya harus kita jalani dengan baik. Kita ikhtiar selamat dalam menjalankan amanah, selebihnya kita serahkan kepada Yang Kuasa,” katanya.
Bupati Haris berharap kegiatan Dzikir dan Sholawat bersama tersebut tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi mampu menjadi ruang untuk memperkuat spiritualitas, silaturahmi dan kebersamaan ASN dalam menjalankan pengabdian.
Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris memberikan sambutan dalam dzikir dan sholawat bersama ASN Pemkab Probolinggo. (Foto : Kominfo)
Ia pun mengajak seluruh jajaran untuk terus menjaga niat, bekerja dengan penuh keikhlasan serta saling mendukung dalam menjalankan amanah pemerintahan demi terwujudnya Kabupaten Probolinggo yang aman, tenteram dan penuh keberkahan.
(Prasojo)





