Terlibat Kasus Kriminal, Pemimpin Sekte Harun Yahya Divonis Hukuman Ribuan Tahun Penjara

  • Whatsapp
Pemimpin sekte Adnan Oktar, yang populer dengan nama Harun Yahya ditangkap polisi.

PENJURU.ID | Internasional – Pengadilan Istanbul pada Senin, 11 Januari 2021 menjatuhi hukuman kepada Adnan Oktar alias Harun Yahya yang merupakan kepala aliran sesat yang dianggap sebagai organisasi kriminal.

Harun Yahya  termasuk di antara 236 terdakwa yang diadili sejak September 2019 dan telah menghadapi beragam dakwaan, mulai dari spionase hingga pelecehan seksual.

“Oktar dijatuhi hukuman 1.075 tahun karena kejahatan termasuk penyerangan seksual, pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur, penipuan dan percobaan spionase politik dan militer,” lapor penyiar swasta NTV.

Pengadilan juga menghukum dua eksekutif di organisasi Oktar, yakni Tarkan Yavas dan Oktar Babuna, masing-masing selama 211 dan 186 tahun.

Kantor berita resmi Anadolu melaporkan bahwa Oktar juga dinyatakan bersalah karena membantu kelompok yang dipimpin oleh pengkhotbah Muslim yang berbasis di AS Fethullah Gulen yang disalahkan Turki karena melakukan upaya kudeta yang gagal pada tahun 2016.

Sebaliknya, Oktar membantah kaitannya dengan Gulen dan menyebut anggapan bahwa dia memimpin sekte seks sebagai “mitos urban”.

Selama persidangan, yang diikuti oleh media Turki selama berbulan-bulan, pengadilan mendengar rincian kejahatan seks yang mengerikan. Anadolu melaporkan sekitar 236 terdakwa menghadapi tuntutan, 78 terdakwa di antaranya ditahan menunggu persidangan. Sebagian besar tersangka mengaku tidak bersalah sejak sidang pertama pada September 2019.

Otoritas Turki menggerebek vila Oktar di sisi Asia Istanbul – yang juga digunakan untuk studio TVnya serta menyita semua propertinya pada tahun 2018. Oktar menolak teori evolusi Darwin dan telah menulis buku setebal 770 halaman berjudul The Atlas of Creation dengan nama pena, Harun Yahya.

(YMA)

Pos terkait