PENJURU. ID | JENEPONTO – Respons cepat ditunjukkan Kasat Reskrim Polres Jeneponto, AKP Nurman, S.H., M.H., setelah menerima informasi adanya penemuan seorang perempuan dalam kondisi meninggal dunia di Dusun Balangloe, Desa Kaluku, Kecamatan Batang, Selasa (28/7/2026) petang.
Begitu menerima laporan, AKP Nurman bersama personel Satreskrim Polres Jeneponto langsung bergerak menuju rumah duka untuk memastikan penanganan awal berjalan sesuai prosedur serta melakukan identifikasi terhadap korban.
Korban diketahui bernama Nur Hayati Dg Ngai binti H. Muing (55), seorang ibu rumah tangga asal Dusun Samataring, Desa Kaluku, Kecamatan Batang. Sebelumnya, korban ditemukan di saluran irigasi yang berada di belakang rumah seorang warga setelah diduga terjatuh saat menuju sawah.
Setibanya di rumah korban sekitar pukul 18.30 WITA, tim Satreskrim segera melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah. Dari hasil identifikasi awal ditemukan sejumlah luka berupa lebam pada pipi kiri dan bahu kiri, serta luka lecet pada bagian pinggul dan siku kanan.

“Kami langsung turun ke lokasi setelah menerima informasi untuk melakukan identifikasi dan memastikan penyebab kejadian melalui langkah-langkah penyelidikan sesuai prosedur,” ujar AKP Nurman.
Dari hasil penyelidikan sementara, korban diduga terpeleset saat menyeberangi saluran irigasi dengan lebar sekitar satu meter hingga akhirnya terjatuh. Meski demikian, polisi tetap melakukan pendalaman untuk memastikan seluruh fakta di lapangan.
Sementara itu, pihak keluarga menyatakan menolak dilakukan visum et repertum maupun autopsi dan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah.
AKP Nurman mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar saluran irigasi, terutama ketika kondisi jalan licin atau menjelang malam hari.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat melintasi saluran irigasi maupun area persawahan guna menghindari kejadian serupa,” tutupnya.





