Selamat Hari Santri Nasional 2020, “Santri Sehat Indonesia Kuat”

Santri Santriwan

HARIANTANGSEL.ID | Nasional – Tepat pada hari ini Kamis (22/10/20) Hari Santri Nasional. Hari santri Nasional 2020 yang mana sudah dirayakan selama 5 kali. Pada peringatan Hari Santri Nasional tahun ini ditemakan “Santri Sehat Indonesia Kuat” Hari santri tahun ini berada di tengah pandemi Covid-19.

Pada 5  tahun ke belakang, Presiden Joko Widodo menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai peringatan Hari Santri Nasional. Hari Santri Nasional ditetapkan berdasarkan keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015. Hari Santri Nasional dimaksudkan untuk mengingat dan meneladani jihad para santri merebut dan mempertahankan kemerdekaan indonesia yang digelorakan para ulama.

Bacaan Lainnya

Namun Karena keadaan masih pandemi diseluruh negeri, seluruh santri tidak dapat merayakannya secara beramai ramai, supaya tidak menyebarkan virus Covid-19, Meskipun santri – santriwan tidak bisa melakukan perayaan seperti biasanya, dapat membagikan secara ucapan ke sesama kawan kawan santri, kerabat, ataupun sahabat yang bisa dikirim lewat pesan atau media sosial lainnya seperti WatssApp, Twitter, Instagram, Facebook.

Sejarah Hari Santri Nasional sendiri berawal saat resolusi jihad yang dicetuskan oleh pendiri NU K.H Hasyim Asyari pada 22 Oktober 1945. Resolusi ini dalam rangka mencegah datangnya tentara NICA agar tak datang lagi. Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid menyarankan agar Presiden Joko Widodo tidak menetapkan hari santri nasional bertepatan dengan 1 Muharram sebagai hari santri nasional.

Inilah Kisah Sejarahnya Hari Santri Nasional, Tepatnya pada 22 Oktober 1945 terdapat momentum dimana terkandung perjuangan mempertahankan Indonesia dari kaum penjajah. Perjuangan tersebut merupakan suatu sikap untuk melawan penjajahan di negeri ini, mengingat pada saat itu Belanda berupaya menguasai Indonesia dengan membonceng sekutu.

Pada pertemuan pengurus NU Jawa dan Madura resolusi jihad ini ditetapkan oleh Rais Akbar PBNU, yakni Hasyim Asy’ari. Resolusi jihad yang ditetapkan Hasyim Asy’ari tersebut memberikan dampak begitu besar, dimana santri bersama masyarakat melakukan perlawanan terhadap kaum penjajah terutama di Surabaya. didalam perjuangan atau resolusi jihad tersebut adalah upaya melawan tindakan yang membahayakan bagi kemerdekaan, agama dan Negara Indonesia itu sendiri.

(rlynti)

 

Pos terkait