SEJARAH KAFEIN HOUSE SANGEH BADUNG BALI

PENJURU.ID | DENPASAR – Awal tahun 2014 Sangeh Traditional Aktifity (STA) dianggap mampu mengembangkan destinasi wisata Tirta Taman Mumbul Sangeh serta pondok Jaka Sangeh,yang secara tidak langsung mempromosikan Desa Sangeh serta wisata kuliner ( satu satunya desa wisata dan kuliner terlengkap di Indonesia),baik lewat promosi off line dan on-line.

“Kami sangat dibantu oleh teman teman photografer untuk menjadi Sangeh seperti sekarang ini,beberapa kali saya ikut ajang promosi ditingkat nasional ataupun internasional,sepulang dari India, Thailand,Jepang, Singapore, Batam.” kata Ida Bagus Saskara saat dikonfirmasi penjuru.id, Jumat, (12/08/2021).

“Saya berfikir Sangeh tidak memiliki destinasi menginap,berupa home stay,villa, pada tahun 2018 saya beranikan mendirikan sebuah home stay berbahan kayu lokal dan jati tua,tanpa konsep dan perencanaan yang bergambar,berbekal sedikit tabungan dan pinjaman Bank,Kafein (Kangen family enagic international).” imbuhnya.

Ida Bagus Saskara menjelaskan berbekal usaha kangen water semua ini bisa terwujud,konsep banyak masuk dari teman teman dan tamu yang menginap,ada rumah panggung satu bangunan 2 kamar untuk couple,lengkap ac,water heather,shower,wifi, teras dengan kursi kayu, ada satu bangunan kombinasi joglo dan limasan ada 2 kamar besar untuk family,lengkap kipas angin,water heather,wifi & alat fitness,teras dengan kursi rotan kuno,satu bangunan untuk dapur bersama,jadi tamu bisa bikin kopi,teh,memasak,konsep family jadi dianggap rumah sendiri.

“Tamu biasanya menyapu,ngepel,berkebun, mencuci perabotan,kecuali request diawal,demikian juga dengan sarapan,saya selalu menyajikan sarapan lokal ( bubur,nasi jinggo,jajan bali)untuk kopi,teh,air kangen sampai saat ini selalu gratis untuk tamu dan teman teman berkunjung meski hanya sekedar santai,juga buat masyarakat umum air selalu gratis.ada juga dapur tradisional untuk kepentingan edukasi dan pemotretan serta shooting video.” paparnya.

Back to nature adalah satu konsep agar pengunjung bisa menikmati suasana malam penuh dengan nyanyian alam,suara gemericik air di kolam ikan,tracking dan cyckling disawah seluas 200 hektare.

Camping dipondok Jaka,pembersihan diri di Tirta taman mumbul,menikmati keramahan kera di obyek wisata sangeh,menikmati wisata kuliner yang sudah terkenal diseputar sangeh.

“Semoga pandemi Covid-19 segera berakhir dan saya menunggu kehadiran anda didesa sangeh.” pungkas Owner Cafein House.(Nayaka Penjuru)

Pos terkait