Satreskrim Polres Karanganyar Bongkar Makam Ridwan Untuk Kepentingan Otopsi

PENJURU.ID | KARANGANYAR – Pembongkaran makam Ridwan diduga menjadi korban penganiayaan hingga meninggal dunia yang berada di Dusun Brongkol Desa Kwangsan Kecamatan Jumapolo, Karanganyar tersebut dilakukan Satreskrim Polres Karanganyar bersama tim ahli forensik RS Moewardi Solo, Kamis (27/05).

Proses autopsi dilakukan oleh tiga orang dokter forensik,masing-masing Adji Suwandono, Noviyanto Adi Nugroho serta Kepala Instalasi Forensik RS Moewradi Wahyu Dwi Atmoko.

Kapolres Karanganyar AKBP Mochammad Syafi Maulla melalui Kasatreskrim AKP Kresnawan Hussein disela-sela proses autopsi kepada sejumlah wartawan menyampaikan, proses autopsi dilakukan untuk mengetahui dan memastikan penyebab meninggalnya korban.

Menurut Kasatreskrim, “Berdasarkan keterangan tersangka AH mengaku tidak menggunakan alat saat melakukan penganiayaan.” kata Kasatreskrim.

“Kita harus cek penyebab meninggalnya korban biar ada kepastian,”jelas Kasatreskrim.

Sementara itu, berdasarkan pantauan penjuru.id proses pembongkaran makam korban sampai saat ini masih berlangsung. Pembongkaran makam dilakukan oleh relawan dibantu serta pengawasan dari tim dokter forensik serta aparat kepolisian. (Sukarno)

Pos terkait