Ruas Jalan Palembayan-Matur Longsor, 8 titik akses jalan lumpuh

Salah satu titik yang terkena dampak Longsor Palembayan-Matur

PENJURU.ID | Agam — Dampak dari akibat hujan deras yang terjadi di wilayah kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat, pada Minggu (21/6/2020) sore diwilayah kecamatan Palembayan hingga Matur menyebabkan jalan dibeberapa titik tidak bisa dilewati dan masih diperlukan penanganan dengan menggunakan alat berat.

Hingga pukul 20.00 Wib, longsor susulan masih terjadi di Sungai Taleh, Nagari Baringin, kecamatan Palembayan, 7 titik lain tidak terlalu parah dan bisa ditangani secara manual dengan gotong-royong.

Bacaan Lainnya

Camat Palembayan Ridwan, yang masih berada dilokasi Minggu malam mengatakan, dampak hujan lebat yang terjadi sejak Minggu sore menyebabkan ruas jalan di wilayah Palembayan terdampak longsor di 8 titik.

Longsor terjadi sepanjang 50 meter dengan ketinggian sekitar 80-100 cm dari permukaan yang menutup akses di ruas jalan provinsi tersebut.

“Penanganan akses jalan yang cukup sulit dilewati dibersihkan menggunakan alat berat, sementara di 7 titik lain masih bisa ditangani secara manual, dimana sampai malam tim penanggulangan bencana dari kecamatan dan nagari terus berupaya membersihkan material longsor dengan menggelar gotong royong,” jelas Ridwan

“Untuk ruas jalan yang cukup berat, masyarakat masih menunggu alat berat DPUTR Sumbar yang sudah dikoordinasikan dengan BPBD bersama camat Palembayan tersebut, kita berharap alat berat bisa segera sampai ke lokasi kejadian, sehingga bisa langsung membersihkan material longsor yang menimbun ruas jalan itu,” ungkapnya

Longsor Palembayan terjadi di beberapa titik yaitu Jalan nagari Tigo Koto Silungkang Timur, Tantaman terdapat 3 titik kecil, di Silungkang ada 3 titik kecil dan 3 Titik besar, sementara 1 titik yang membawa sedikit badan Jalan di Bateh Kuau.

“Dibeberapa ruas jalan baru selesai dibersihkan masyarakat, karena sempat terhalang oleh material longsor. Sampai saat ini kendaraan roda 4 dan 2 sudah bisa lewat,” ujar Camat Ridwan

“Untuk pengerjaan pembersihan material longsor yang agak berat, pihak kecamatan bersama BPBD telah berkoordinasi dengan operator alat berat PUTR Provinsi Malalak,” tutup Ridwan

(Anto)

Pos terkait