Prosesi Upacara Mayu Desa, Warga Desa Wonotoro Menyambut Pemimpin Baru

PENJURU.ID | Probolinggo – Warga Suku Tengger Bromo, Desa Wonotoro Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, melaksanakan prosesi upacara mayu Desa, untuk menyambut pemimpin baru yaitu kepala Desa terpilih tahun 2022, acara di awali hari ini dengan resik resik atau mensucikan semua pendukung sarat yang di pergunakan untuk puncak upacara Mayu Desa. Minggu (26/06/2022).

“Ritual Mayu Desa diadakan ketika ada pergantian kepemimpinan yang baru menjabat kepala Desa saja, syarat dan ketentuan harus terpenuhi, awal prosesi di lakukan reresik atau dengan kata lain mensucikan baik tempat, rumah apapun yang digunakan untuk upacara disucikan semua, termasuk sapi juga disucikan setelah itu baru di sembelih karena dagingnya juga untuk sesaji, mayu desa sendiri dilaksanakan hanya saat pergantian kepala Desa saja, ketika nanti di tahun berikutnya masa jabatan kepala desa habis dan dilakukan pilkades ternyata jadi lagi, itu tidak melakukan ritual Mayu desa, hanya reresik saja, intinya mayu desa dilakukan ketika ada pergantian kepala Desa baru dan yang bersangkutan tidak pernah jadi kepala Desa, awal reresik menyucikan semua yang di pergunakan untuk upacara Mayu Desa, agar acaranya lancar, selamat dengan ijin tuhan yang maha esa,” ucap Romo Pandita dukun adat Desa Wonotoro, Joko Trisno.

“Melestarikan adat turun temurun dari nenek moyang suku Tengger ketika ada pemimpin baru yang dilantik yaitu kepala desa pasti melakukan ritual adat yaitu Mayu Desa, bertujuan untuk mensucikan desa atau bersih desa, dengan harapan menyatukan kembali semua unsur masyarakat desa dengan pemerintah untuk bersatu membangun desa setelah pesta demokrasi pemilihan kepala Desa, bahwa warga desa wonotoro semua adalah saudara, mari kita kembali menyatukan energi positif dan bersinergi untuk desa wonotoro yang lebih baik kedepannya, puncak acara prosesi upacara Mayu desa hingga besok,” pungkas kepala Desa Wonotoro Sarwo.

(Prasojo)

Pos terkait