Profesi Satpam Sudah Banyak Diminati Kalangan Usia Muda

PENJURU-ID,PURWAKARTA//,–Beberapa kali saya membaca artikel di media sosial, bahwa Satpam itu profesi yang mulia. Profesi yang membanggakan walaupun masih diremehkan dan dianggap rendah. Tidak ada juga, yang cita-citannya ingin jadi Satpam “yang ada hanya terpaksa jadi Satpam” karena alasan ingin bekerja dan lain hal.

Sekitar 15 tahun lalu. Orang-orang malu, ngaku bahwa dirinya Satpam, saudaranya Satpam, bahkan anaknya Satpam malu juga ngakuinnya, yah bukan tanpa alasan “karena dipandang tidak punya harapan dan suram di masa depan” intinya rasa percaya dirinya malu untuk mengungkapkan dengan kata-kata “bahwa saya Satpam”.

Bacaan Lainnya

Terbalik dengan 5 tahun belakangan ini, pekerjaan Satpam banyak diminati oleh generasi milenial dan generasi Z “karena secara penghasilan sudah standar UMP/UMK sesuai kotanya masing-masing” atau dengan alasan lain dari pada tidak bekerja “mendingan jadi Satpam-lah, dari pada nganggur ngak enak sama tetangga” boleh-boleh saja dan bebas-bebas Saja “ngomong gitu”.

Paradigma umum yang menjadi penilaian negatif di lapisan masyarakat “bahwa Satpam masih dipandang sebelah mata” hanya dengan melihat dari sisi negatifnya saja atau penilaiannya walaupun Satpamnya baik itu persentasinya sangat kecil, semuanya sama dimata masyarakat lainnya “bahwa Satpam…yah begitulah atau ya ngesalin, ya lelet, lemot, susah di cari, dan lain sebagainya.

Terkadang Satpam itu, menghina dirinya sendiri yang tidak disadari oleh sikap dan perilakunya sendiri seperti “mengatur keluar/masuk kendaraan baju dikeluarkan, merokok dipinggir jalan, duduk tidak pada tempatnya, berdiri dengan sikap tidak tegap, penampilan lusuh, perlengkapan kerja tidak digunakan dengan baik, dan lain sebagainya.

Belum mencerminkan bahwa Satpam Profesi yang professional terutama dalam menunjukan nilai yang tinggi di mata masyarakat umum lainnya, terhadap sikap dan perilaku di lingkungan kerja seperti yang sudah diuraikan diatas. Please Satpam tingkatkan kesadaran dan kepedulian dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab

Walaupun ini hanya oknum Satpam, kepantasan atau standar Profesi apakah seperti itu “tentunya tidak” oleh karenanya, tetap wibawa saat sedang bertugas. Posisikan Anda ketika sedang libur atau jalan-jalan, melihat Satpam yang betugas, mungkin itu bisa intropeksi dan rileksasi diri untuk menghargai profesi Satpam.

Namun, dalam dinamika pekerjaan Satpam Indonesia “bahwa Satpam itu pekerjaan yang Halal – untuk mencari nafkah demi kehidupan bersama kekuarga tercinta”. Ini menjadi mata pencaharian sumber daya manusia lainnya khususnya di Indonesia, tingkat gengsi masih tinggi tapi masih tetap bekerja.

(Kim Wonk/JS)

Pos terkait