PENJURU.ID | PROBOLINGGO – Upaya menjaga keberhasilan program ketahanan pangan nasional terus dilakukan hingga tingkat desa. Salah satunya melalui pendampingan yang dilakukan jajaran Polsek Sumberasih terhadap petani jagung di wilayah Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo.
Pendampingan tersebut diwujudkan melalui kegiatan monitoring dan pembinaan lahan pertanian yang berlangsung di Dusun Darungan, Desa Mentor, Jumat (7/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian.
Anggota Polsek Sumberasih, Brigpol Beni, turun langsung ke area pertanian untuk melihat perkembangan tanaman jagung yang dikelola warga. Selain melakukan pemantauan kondisi tanaman, petugas juga membangun komunikasi dengan petani guna mengetahui perkembangan budidaya yang sedang berlangsung.
Lahan yang dikunjungi merupakan milik Sukarso dengan luas sekitar 1,5 hektare. Area pertanian tersebut termasuk dalam lahan binaan kelompok tani yang dipimpin Barry dan menjadi salah satu lokasi yang mendapatkan pendampingan secara berkelanjutan.
Dalam kunjungannya, Brigpol Beni menyempatkan berdialog dengan pemilik lahan terkait kondisi tanaman, metode perawatan yang dilakukan, serta berbagai faktor yang dapat memengaruhi hasil panen. Pendekatan tersebut dilakukan untuk memperoleh gambaran langsung mengenai situasi pertanian di lapangan.
Berdasarkan hasil pemantauan, tanaman jagung menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Tanaman yang ditanam sejak 29 Mei 2026 itu diperkirakan akan memasuki masa panen pada 20 September 2026 mendatang.
Kegiatan monitoring tersebut tidak hanya berfokus pada aspek pertanian, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat. Kehadiran petugas di tengah aktivitas petani diharapkan mampu memberikan motivasi sekaligus meningkatkan rasa aman dalam menjalankan usaha pertanian.
Kapolsek Sumberasih, AKP Sugeng Apriyanto, menjelaskan bahwa pendampingan terhadap petani merupakan salah satu bentuk dukungan kepolisian terhadap program pemerintah di bidang ketahanan pangan.
Ia menegaskan bahwa jajarannya secara rutin mendorong personel untuk hadir langsung di tengah masyarakat, termasuk melakukan pemantauan terhadap lahan-lahan pertanian yang menjadi sumber produksi pangan.
Menurutnya, komunikasi yang terjalin antara petugas dan petani memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan program tersebut. Melalui interaksi secara langsung, berbagai informasi terkait kondisi pertanian dapat diketahui lebih cepat sehingga memudahkan koordinasi apabila ditemukan permasalahan di lapangan.
AKP Sugeng Apriyanto menilai keberhasilan sektor pertanian tidak hanya bergantung pada kemampuan petani dalam mengelola lahan, tetapi juga memerlukan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak agar produktivitas tetap terjaga.
Ia menambahkan, kegiatan sambang yang dilakukan anggota kepolisian sekaligus menjadi wadah untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, setiap kendala yang muncul dapat segera ditindaklanjuti bersama instansi terkait.
Dari hasil monitoring yang dilakukan di lahan binaan tersebut, tidak ditemukan hambatan berarti yang berpotensi mengganggu pertumbuhan tanaman. Kondisi jagung terpantau baik dan petani terus melakukan perawatan secara rutin sesuai kebutuhan tanaman.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat respons positif dari masyarakat. Situasi di lokasi selama kegiatan pemantauan terpantau aman, tertib, dan kondusif, mencerminkan kuatnya sinergi antara kepolisian dan petani dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Probolinggo.
(Prasojo)
