PENJURU.ID | Wisata – Pantai di pulau Jawa memang memiliki pesona keindahan tersendiri bagi para wisatawan yang ingin berlibur di beberapa pantai Selatan di Pulau Jawa. Selain menikamati keindahan sunset dan pantainya. Percaya atau tidak, ada sejumlah pantai di Indonesia memang identik dengan hal-hal berbau mistis. Terutama pantai-pantai di Pulau Jawa.
Nah, salah satu kisah mistis yang berasal dari Pulau Jawa, dan masih dipercaya sebagian masyarakat lokal sampai sekarang adalah cerita Ratu Pantai Selatan Nyi Roro Kidul. Terlebih, kerap dikaitkan dengan korban jiwa akibat ganasnya laut pantai selatan.
Berikut ini Penjuru.id berikan rangkumkan 3 Pantai Selatan di Pulau Jawa yang saat ini masih kental akan cerita mistis Nyi Roro Kidul beserta mitos-mitosnya.
Pantai Pelabuhan Ratu

Terletak di Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, Hingga kini pantai Pelabuhan Ratu masih dikunjungi banyak wisatawan terutama akhir pekan karena panorama alam yang indah.
Pantai Pelabuhan Ratu dipercaya merupakan tempat yang strategis untuk bertemu sang ratu Pantai Selatan. Mitos yang berkembang di pantai ini adalah tidak boleh bersiul ke arah laut karena konon dapat membuat sang ratu pantai selatan marah. Meski demikian, pantai yang terletak di Sukabumi ini selalu ramai dikunjungi wisatawan terutama pada akhir pekan dan hari libur.
Pantai Parangkusumo

Di pesisir selatan Yogyakarta, Pantai Parangkusumo yang dianggap paling angker. Pantai yang terkenal dengan gumuk pasirnya ini dipercaya oleh banyak orang sebagai salah satu pintu gerbang menuju keraton Nyi Roro Kidul.
Pantai Parangkusumo terletak di Kabupaten Bantul. Sebagian masyarakat setempat memiliki pantangan jika ingin berkunjung ke Pantai Parangkusumo, pengunjung disarankan tidak memakai pakaian berwarna hijau jika berkunjung. Sebab, banyak yang percaya jika ada yang memakai pakaian hijau maka dapat menjadi korban laut selatan.
Pantai Parang Kursi

Pantai Parang Kursi di Banyuwangi ini memiliki nama yang berasal dari susunan batu karang yang berbentuk kursi besar setinggi 20 meter. juga dipercaya sebagai salah satu bagian dari kerajaan milik Sang Ratu.
Bahkan meski batu karang di pantai ini berukuran besar dan tinggi, ganasnya ombak selatan sering menghantam dan menimbulkan pecahan ombak yang lebih tinggi.
(Judistira)





