Peringati HAN 2021, Bupati Minta Tumbuh Kembang Anak di Tapsel Diperhatikan

  • Whatsapp

PENJURU.ID | TAPSEL-Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H Dolly Pasaribu SPt MM mengatakan, Hari Anak Nasional (HAN) 2021 merupakan momentum penting untuk menggugah kepedulian dan partisipasi segenap komponen bangsa Indonesia. Di mana, tujuannya agar terjamin pemenuhan hak anak atas hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara wajar.

 

 

“Karena anak-anak saat inilah yang nantinya kelak akan mengukir atau menyukseskan Indonesia ke depan. Tidak hanya itu, saya menginginkan agar anak-anak Tapsel yang pemberani, cerdas ini yang akan membawa Tapsel semakin mampu memberikan kesejahteraan warganya, termasuk anak-anak selanjutnya.” ungkap Bupati usai hadiri peringatan HAN 2021 secara virtual bersama Presiden RI Joko Widodo, di Aula Sarasi, Lantai III, Kantor Bupati Tapsel, Jumat (23/7).

 

 

Lebih lanjut, Bupati memaparkan bahwa anak harus dipenuhi harkat dan martabat kemanusiaannya. Kemudian, anak juga harus memperoleh perlindungan dari kekerasan maupun diskriminasi. Tak lupa, Bupati ucapkan selamat Hari Anak Nasional 2021 dengan tema : “Anak Terlindungi, Indonesia Maju.”

 

 

“Ini menjadi momen terbaik bagi kita dalam menghadapi Indonesia emas tahun 2045 nantinya. Anak-anak Tapsel wajib berperan aktif dalam bonus demografi” kata Bupati penuh keyakinan.

 

 

Bupati juga berharap kepada anak-anak Indonesia terkhusus di Kabupaten Tapsel, agar tetap semangat memperoleh ilmu pengetahuan. Dan tidak hanya disekolah. Melalui pertemanan yang baik, kursus dan pelatihan, mengamati alam dan dengan forum-forum diskusi yang merangsang minat dan bakat anak. Anak-anak Tapsel, yang mengakar pada mereka budaya Dalihan Natolu patut menghormati orangtua juga sesama. Dengan bermodal itu semua, diharapkan anak-anak nanti bisa menjadi sehat, cerdas, ceria, dan berakhlak mulia.

 

 

Begitu juga kepada orang tua, Bupati mengingatkan agar selalu berperan aktif memperhatikan anak-anak, terutama dimasa pandemi Covid-19 yang hingga saat ini pembelajaran tatap muka masih ditunda. Orangtua perlu peduli dan selalu memperhatikan perilaku anak agar tidak salah dalam pergaulan.

 

 

“Dan mari sebagai orang tua, kita selalu pantau telepon genggam anak dan aktivitas anak” imbuhnya.

 

 

Sementara, Bunda Paud Kabupaten Tapsel, Ny Rosalina Dolly Pasaribu, menyampaikan bahwa anak merupakan harapan bangsa. Anak merupakan individu yang unik serta penuh potensi yang perlu dikembangkan secara optimal. Peringatan HAN, katanya, merupakan wujud kepedulian seluruh elemen bangsa dan untuk perlindungan anak Indonesia.

 

 

Agar tumbuh dan kembang optimal, perlu upaya-upaya matang dari orangtua serta tenaga pendidik sehingga menghasilkan generasi bangsa yang sehat, cerdas, ceria, berahlak mulia, serta tetap cinta tanah air walau dalam masa pandemi saat ini. Dia mengajak semua pihak untuk membimbing anak Indonesia dalam meraih cita-cita dan jati diri yang sebenarnya.

 

 

“Anak-anak memerlukan perhatian lebih dari kita, tanpa disadari. Oleh sebab itu, kita perlu saling memperkuat anak, agar memiliki dampak lebih baik untuk masa depannya yang lebih cerah,” tutupnya.

 

 

Setelah itu dilanjutkan dengan pemberian tali asih kepada 15 orang anak oleh Ny Rosalina Pasaribu yang juga menjabat sebagai Pengasuh dan Pembina Forum Anak Kabupaten Tapsel.

Pos terkait