PENJURU.ID | Nunukan – Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk terjadi di Kompleks Inhutani, Kelurahan Nunukan Utara, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara pada Minggu malam (10/1/20) pukul 18.30 Wita. Kebakaran ini mengakibatkan setidaknya 62 rumah terbakar sebanyak 60 Keluarga kehilangan tempat tinggal.
Mengutip laporan dari Kelurahan Nunukan Utara, Asmin Laura Hafid selaku Bupati Nunukan membenarkan perihal kejadian tersebut.
Kebakaran yang menghanguskan puluhan rumah, diakibatkan oleh salah seorang warga yang bertengkar dengan istrinya. Kemudian, karena kesal dengan sang istri, ia membakar rumahnya sendiri karena angin yang juga kencang alhasil kobaran api merembet cepat hingga ke rumah-rumah warga.
Untuk memadamkan api, sebanyak 6 Unit Pemadam Kebakaran dikerahkan. Api berhasil dipadamkan pada pukul 19.39 Wita.
Pemerintah Kabupaten Nunukan membangun dua tenda untuk dijadikan tempat pengungsian sementara warga Kompleks Inhutani.
“Untuk sementara ini kita tampung di tenda dulu. Kita bangunkan tenda darurat untuk ditempati 60 KK yang terbakar rumahnya,” ungkap Asmin.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten juga akan menyediakan tempat tinggal sementara di Ruko Pasar Malam yang lokasinya tidak jauh dari lokasi kebakaran serta rumah susun di Jl. Ujang Dewa, Kelurahan Nunukan Selatan.
“Kalau korban ini tidak tahan lagi ditenda, maka kita sudah sediakan tempat tinggal sementara di Ruko Pasar Malam dan Rumah Susun Jl. Ujang Dewa itu,” tutupnya.





