PENJURU.ID | Jakarta – Sehari (H-1) sebelum acara puncak Halal Bihalal Sambungan Rasa Lintas Generasi dan Peresmian Bus Operasional KNPI digelar, panitia pelaksana kegiatan dari segenap fungsionaris Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) mengikuti screening dan swab Antigen di lokasi kegiatan, Ball Room Puri Agung Grand Sahid Jaya Hotel Jakarta, pada Rabu malam, (09/06/21).
Hal itu dilakukan sebagai langkah antisipatif agar pada hari H, para tim medis yang ditunjuk oleh panitia tinggal melakukan screening dan swab kepada para tamu undangan. Guna memastikan kegiatan tersebut aman dari persebaran Covid-19, ini skema menurut koordinator kesehatan, dr. Fathurrozi.
“Acara ini kita pastikan terlaksana sesuai dengan protokol kesehatan, mendukung apa yang menjadi target pemerintah mencegah dan mengendalikan persebaran Covid-19”, kata dr. Ozi di sela-sela memantau prosesĀ swab.
Mengingat gelaran acara ini masih dalam situasi pandemi, dokter Ozi sapaannya menghimbau agar tetap mematuhi 5M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Menghindari Kerumunan, Menjaga Kesehatan walau dalam kondisi prima).
“Jadi, setiap peserta dan tamu undangan tanpa terkecuali sebelum masuk ruangan, wajib mematuhi beberapa skema, yaitu mengikuti screening seperti mencuci tangan, cek suhu tubuh, kita tanyain apakah 7 hari terakhir pernah mengalami gejala-gejala Covid-19, dan terakhir tetap wajib ikut swab Antigen yang disediakan panitia”, tegasnya.
Diketahui, meski kegiatan ini dilakukan secara tatap muka maupun virtual, panitia menjamin telah memenuhi standar protokol Covid-19, yaitu tetap menjaga jarak (social distancing) dengan menggunakan Ball Room Puri Agung yang berkapasitas 1000 orang (situasi normal), tetapi untuk menghindari kerumunan, tetap akan dibatasi hanya maksimal 300 orang (panitia plus tamu undangan).
(LA)





