PENJURU.I | SEMARANG – Masa pandemi masa dimana banyak mengalami kevakuman di semua leading sektor tidak terkecuali sektor ekonomi mikro dan ekonomi kreatif yang banyak terdampak akibat covid 19 dan tentunya para pelaku kesenian maupun pekerja seni dan seniman termasuk para musisi serta kegiatan komunitas di seluruh Indonesia.
Untuk menggiatkan dan memacu kembali semangat masyarakat dan aktivitas kesenian dan budaya lokal agar dapat memberikan ruang tampil bagi musisi musisi lokal untuk berkarya serta menggiatkan kembali kegiatan komunitas seni & budaya di Kota Semarang khususnya dan Indonesia umumnya untuk bersinergi dengan para penggiat kesenian, budayawan, seniman, musisi, dan lintas komunitas khususnya di era Pendemi Covid-19 .
” Intinya saya berupaya mengembangkan,mengexplorasi serta mensosialisasikan karya seniman lokal potensi kesenian dan kebudayaan yang tidak tersosialisasikan melalui Group Facebook : Kumpul Gayeng Seni dan Budaya, IG : Kumpul_Gayeng, Chanel Youtube : Gayeng TV .” kata Maming Hermawan saat di konfirmasi penjuru.id Minggu (16/05) melalui sambungan telepon.
“Awalnya sebelum wabah Pendemi melanda Indonesia saya sudah menjadi penggiat kesenian biasanya kegiatan kegiatan lapangan menampilkan potensi kesenian turut kampung, karena pandemi yo sekarang alih di online,” tegasnya.
“Harapannya kami mampu menjadi etalase karya publik secara gratis membantu publikasi karya serta menampilkan konten konten instpiratif dan menjadi wadah para seniman berkarya khusunya dan kami sudah membuat channel youtobe di Gayeng TV.” Pungkasnya. (Adi Penjuru)





