KUA Kecamatan Tarowang Kedatangan mahasiswa PPL UIN Alauddin Makassar Fakultas Syari’ah Jurusan iIlmu Falak dan Hukum, Ini Tujuannya!

PENJURU. ID | Jeneponto – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tarowang kedatangan mahasiswa PPL UIN Alauddin Makassar Fakultas Syari’ah Jurusan iIlmu Falak dan Hukum di KUA Kecamatan Tarowang, Senin (05/09/2022) sekitar pukul 09.30 wita.

Hal itu diketahui sebelumnya adanya informasi dari Kankemenag Kabupaten Jeneponto Abdul Rasyid (Humas Jeneponto) akan ada kunjungan Mahasiswa PPL UIN Alauddin Makassar Jurusan iIlmu Falak dan Hukum.

Mahasiswa PPL tiba di KUA Kecamatan Tarowang pada pukul 10.00 wita dan disambut baik oleh seluruh ASN dan staf KUA selanjutnya mengisi buku tamu. Dalam kehadirannya, Akhmad Rewa membuka rapat awal dan mengarahkan kegiatan mahasiswa PPL tersebut.

Selanjutnya, Koordinator mahasiswa Arwan Ahmad kemudian memberikan materi tentang tata cara pengukuran arah kiblat baik secara manual dan aplikasi online kepada seluruh ASN dan staf KUA Kecamatan Tarowang dan dilanjutkan dengan praktek pengukuran arah kiblat.

Menurutnya, Arah kiblat sebagai arah untuk menghadap umat Islam dalam melaksanakan ibadah shalat harus bebar-benar diperhatikan, sebab setiap muslim akan merasa sempurnah ibadah shalatnya.

“Apabila dalam shalatnya telah memenuhi syarat dan rukun, salah satu syaratnya adalah menghadap arah kiblat (Ka’bah), hal ini telah menjadi kesepakatan (Ijma’) para mujtahid. ” jelas Arwan Ahmad

Setelah membawakan materi para mahasiswa ke Masjid Besar Nurul Amin Kecamatan Tarowang melakukan pengukuran arah kiblat yang disaksikan oleh imam masjid dan masyarakat.

Akhmad Rewa selaku Humas mengatakan kedepnnya akan melakukan konsuldasi dan koordinasi dengan Kepala KUA Kecamatan Tarowang dan Kantor Kemenag Kabupaten Jeneponto dan menjadikan pengukuran arah kiblat sebagai program unggulan tahun 2022.

“Kita akan melakukan kerjasama lintas sektoral dengan pengurus BKPRMI, HPMT Komisariat Jeneponto dan MUI tentang pengukuran arah kiblat menjadi Program Kerja Kegiatan Lembaga Keagamaan yang di prakarsai oleh Kantor Kemenag Kabupaten Jeneponto.” kata Akhmad Rewa

Dengan adanya program kerja pengukuran arah kiblat maka diharapkan masjid-masjid yang dulu mengukur arah kiblat memakai perkiraan terbit dan terbenamnya matahari yang kadang meleset arah kiblatnya.

Menurut Akhmad Rewa, dengan adanya program ini yang menggunakan alat sesuai standar dan sudah canggih maka diharapkan masjid-masjid arah kiblatnya sudah sesuai dengan arah kiblat yang sesungguhnya.

“Kami juga berharap agar alumni mahasiswa Fakultas Syari’ah Jurusan Ilmu Falak dan Hukum agar diberdayakan di KUA Kecamatan maupun di Bimas Isdlam Kantor Kemenag sehingga dapat mendukung program kerja unggulan pengukuran arah kiblat di wilayah kerja. .” harap Akhmad Rewa.

Pewarta: Mail

Pos terkait