PENJURU.ID | Probolinggo – Upaya peningkatan kualitas layanan terus dilakukan oleh Rutan Kraksaan Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, salah satunya melalui optimalisasi pelayanan kesehatan bagi warga binaan.
Langkah ini menjadi bagian penting dalam memastikan terpenuhinya hak dasar warga binaan, sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di dalam rutan. Selasa (31/03).
Kepala Rutan Kraksaan, Galih Setiyo Nugroho, menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan aspek fundamental dalam pemasyarakatan. Menurutnya, kesehatan warga binaan tidak boleh diabaikan karena berpengaruh langsung terhadap pembinaan yang berjalan di dalam rutan.
“Pelayanan kesehatan adalah hak warga binaan yang wajib kami penuhi. Kami berkomitmen untuk memberikan layanan yang cepat, tepat, dan humanis. Dengan kondisi kesehatan yang terjaga, proses pembinaan dapat berjalan optimal dan suasana rutan tetap kondusif,” tutur Galih.
Kasubsi Pelayanan Tahanan, M. Yasin, menjelaskan bahwa Rutan Kraksaan terus melakukan pembenahan, mulai dari pemeriksaan rutin, penyediaan obat-obatan, hingga koordinasi dengan fasilitas kesehatan setempat apabila diperlukan penanganan lanjutan.
“Kami memastikan setiap warga binaan mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Jika ditemukan keluhan atau kondisi tertentu, segera kami tindak lanjuti sesuai prosedur. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami dalam memberikan pelayanan yang profesional dan berintegritas,” ujar M. Yasin.
Optimalisasi pelayanan kesehatan ini tidak hanya sebagai pemenuhan kewajiban administratif, tetapi juga menjadi wujud nyata pendekatan humanis dalam sistem pemasyarakatan.
Harapannya, melalui layanan kesehatan yang maksimal, warga binaan dapat menjalani masa pidana dengan kondisi fisik dan mental yang lebih baik, sehingga siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih sehat dan produktif.(Pras)





