PENJURU.ID | Surabaya – Sebanyak 180 pengurus Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Timur resmi dilantik oleh Ketua Umum Badan Pengurus Pusat HIPMI Mardani H. Maming di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (27/10/2021)
Pelantikan tersebut disaksikan langsung oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak acara digelar dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) ketat.
Hadir dalam kegiatan tersebut yaitu Anggota DPR RI Mufti Anam, Wakil Ketua Umum Kadin Jatim Diar Kusuma Putra, Dewan Kehormatan BPD HIPMI Jatim Ali Affandi dan sejumlah mantan Ketua Umum HIPMI Jatim.
Ketua Umum BPD HIPMI Jatim Rois Sunandar Maming mengungkapkan ada 180 orang kader pengusaha muda terbaik yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur yang dilantik menjadi pengurus BPD HIPMI Jatim.
“Kami menyusun sebuah kepengurusan yang besar, karena kami bersungguh-sungguh untuk bisa turut membangun potensi daerah dan mewujudkan Jatim Bangkit yang sudah dicanangkan Ibu Gubernur bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Kami memandang, kegiatan pelantikan ini bukanlah seremoni semata, Melainkan sebagai sarana penguatan, pengembangan, dan pemberdayaan potensi diri. Bukan hanya untuk diri masing-masing pengurus, akan tetapi yang lebih penting adalah sumbangsih yang bisa diberikan kepada masyarakat, tegas,” Rois, Kamis (28/10/2021).
Menurutnya, HIPMI Jatim memiliki visi yang terangkum dalam Jatim AKSI, yaitu amanah, kolaboratif, solutif dan inklusif.
“Konsep, JatimAKSI dari HIPMI Jatim akan mendukung sepenuhnya semangat Jatim Bangkit yang digerakkan oleh Pemprov Jatim. Program kerja dan gerak anggota, yang dimulai dari pelantikan dan Diklatda, akan didedikasikan untuk menyukseskan sejumlah program dari Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim, seperti One Pesantren One Product (OPOP), pengembangan industri halal, East Java Super Corridor, Jatim Big Data Initiative, Millennial Job Center, East Java Innovative Economic Router, dan sebagainya,” jelasnya.
Ke depan, masih katanya, dihadapkan pada situasi yang menantang untuk bekerja keras.
“kita dihadapkan pada situasi yang melahirkan optimisme sekaligus tantangan untuk bekerja keras. Optimis karena vaksinasi sudah mulai dijalankan dan ada indikasi kuat bahwa pemulihan ekonomi mulai berjalan. Tantangan untuk bekerja keras karena ada sejumlah pekerjaan rumah yang menuntut diselesaikan aksi-aksi bersama,” imbuh Rois.
Selain bersinergi dengan Pemprov Jatim, HIPMI Jatim juga akan berkolaborasi dengan berbagai organisasi lain seperti dengan Kadin Jatim untuk peningkatan SDM dan UMKM.
Sedangkan dalam hal internal HIPMI Jatim, Rois mengaku akan terus berupaya memperluas jangkauan dan kinerja di seluruh kabupaten/kota di seluruh Jatim. Saat ini sudah terbentuk kepengurusan BPC HIPMI di 35 kabupaten/kota se-Jawa Timur.
“Insya Allah kami akan genapkan menjadi 38 kabupaten/kota, sehingga panji-panji kebesaran HIPMI bisa benar-benar berkibar di seluruh penjuru Jawa Timur,” sebut dia.
Namun, untuk memperkuat konsep dan jajaran pengurus dengan tekad melengkapi ke 38 Kabupaten dan Kota se Jatim dengan kepengurusan BPH HIPMI di bawah kepemimpinan Rois Sunandar Maming (RSM) di perkuat juga oleh Intan Cahya Kurnia Sari salah satu pengurus BPD HIPMI Jatim, yang sebelumnya mengomandani HIPMI Kabupaten Probolinggo.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyatakan bahwa konsep JatimAksi HIPMI Jatim yang terdiri dari amanah, kolaboratif, solutif dan inklusif adalah satu kesatuan kekuatan yang lebih dikenal dengan konsep four-in-one.
(Prasojo)





