PENJURU.ID | Tangerang – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Teluknaga, Kabupaten Tangerang, menggelar acara wisuda pelepasan siswa-siswi angkatan XV tahun 2022-2023, sekaligus penyerahan kembali kepada orang tua atau wali murid, Senin (5/5/2023).
Acara yang diadakan di Rumah Makan Saung Ibu, Desa Kampung Melayu Timur, Kecamatan Teluknaga itu dihadiri dan disupport Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Kholid Ismail untuk para guru, siswa-siswi serta petugas kebersihan terbaik dengan total belasan juta rupiah, disambut gembira para hadirin.
Kegiatan yang penuh haru serta bahagia tersebut dimeriahkan dengan berbagai acara hiburan dan tarian persembahan dari kesenian Yayasan Pendidikan Putra Rifara Teluknaga. Untuk menghibur siswa-siswi dan tamu undangan yang hadir.
“Kegiatan wisuda kelas IX hari ini alhamdulillah berjalan lancar dan sukses, berkat dukungan dari berbagai pihak, salah satunya adalah Bapak H. Kholid Ismail, panitia, siswa, dan orang tua,” ucap Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Teluknaga, Eti Sumiyati.
Menurut Eti bahwa, wisuda kelas IX angkatan XV tahun 2022-2023 adalah wisuda paling terunik dari tahun-tahun yang telah lalu. Pasalnya kata Eti, para siswa-siswi SMP Negeri 3 Teluknaga mengikuti pelajaran hanya bisa melalui online disaat masa pandemi Covid-19.
“Ini adalah wisuda paling unik, karena siswa-siswinya ini generasi covid, mereka sewaktu kelas VII sama sekali tidak pernah tatap muka, benar-benar daring di rumah full, terus kelas VIII satu semester daring, semester 2 tatap muka tapi terbatas,” tuturnya.
Sementara, Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Kholid Ismail menyampaikan bahwa, teruntuk generasi penerus agar bisa mengedepankan adab yang kini ia menilai sudah krisis moral nya.
“Mau pinter dan hebatnya seperti apa, kalau tidak mempunyai adab dan sopan santun maka tidak ada penghormatan bagi orang tersebut. Maka saya menitipkan kepada anak-anakku yang wisuda karena kita sudah mulai krisis moral, karena banyak orang yang punya ilmu tapi tidak punya etika dan sopan santun,” ujar Kholid Ismail.
Kholid berpesan jika ingin sukses dimasa depan yakni pertama ikuti dan hormati orang tua, kedua ikuti dan hormati gurumu karena ialah pahlawan tanpa tanda jasa. Ketiga hargai orang yang pernah membantu mu.
“Insyallah semoga menjadi anak yang soleh dan soleha dan juga akan menjadi anak yang sukses didunia dan akhirat,” paparnya.
Sebelum mengakhiri sambutannya, Kholid Ismail memberikan hadiah kepada ketiga anak yang berprestasi, pertama dibidang akademik bernama Naila Iswadi mendapat bantuan sebesar Rp 2,5 juta. Dibidang organisasi sekolah, Kristian mendapat Rp 1 juta dan Abdul Kholid kategori adab yang baik mendapat Rp 1 juta.
Kemudian, Politisi PDI Perjuangan ini juga tak lupa memberikan apresiasi kepada guru yang profesional dan mengedepankan adab yang baik, berjiwa pendidik, bernama Hesty. Ia mendapat apresiasi dari Kholid Ismail sebesar Rp 3 juta.
Guru yang menjunjung ketertiban dan kebersihan bernama Midin mendapat apresiasi sebesar Rp 2 juta. Bahkan seorang petugas kebersihan pun bernama Tatang Ojos mendapat apresiasi sebesar Rp 1,5 juta rupiah. (Sopyan Hadi)





