PENJURU.ID | Agam – Jalan kelok 44 Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam Sumatera Barat, yang terban di kelok 10 beberapa waktu lalu, sudah bisa dilalui kendaraan roda dua dan roda empat, hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Sumbar Dedi Rinaldi di Lubukbasung, Rabu (06/08/2020).
Dedi Rinaldi mengatakan, “Pihaknya menargetkan pemasangan turap kelapa di Kelok 10 Kecamatan Tajungraya, Kaupaten Agam, selesai pada Rabu, sehingga ruas jalan Kelok 44 bisa dilalui kita menargetkan pemasangan turap kelapa selesai hari ini apabila material tersedia dan cuaca bagus di Tanjungraya,” katanya.
Dengan mengerahkan alat berat permasangan turap dapat cepat selesai, pohon kelapa yang dipasang secara vertikal dan orizontal dengan dilapisi geotextile dan diberi timbunan pilihan dan dibelakang turap kelapa itu akan dipasang beton cor, setelah selesai pohon kelapa akan dicabut, pelaksanaannya dilakukan selama 24 jam, pemasangan turap kelapa merupakan sementara dan DPUTR Sumbar sedang mendesain penanganan permanen, setelah desain keluar akan di kerjakan di anggaran APBD 2021.
Rencananya Kelok 10 akan dipasang jembatan darurat berupa bailey, namun pemasangan jembatan bailey itu tidak bisa dilakukan akibat persediaan jembatan bailey dengan ukuran di atas 15 meter sudah dipasang di daerah lain. Sementara Kelok 10 itu ambruk sekitar 15 meter, retak ke arah Padang Lua satu meter dan retak ke arah Manggopoh sepanjang empat meter.
“Kelok 10 membutuhkan jembatan bailey diatas 15 meter. Jembatan bailey itu tidak bisa dipasang akibat lokasi terban berada di lokasi tikungan,” katanya. Pemasangan turap kelapa dalam rangka untuk membuka jalan provinsi yang menghubungkan Lubukbasung, Agam menuju Kota Bukittinggi.
Ditempat terpisah Kepala Badan Penanggulang Bencana Daerah(BPBD) Kabupaten Agam Lutfi, SH menghimbau “ Kelok 44 yang terban di kelok 10 sudah bisa dilewati kita menghimbau perlu kehati-hatian melewati kelok 44 dan memperhatikan kondisi cuaca, apa bila curah hujan tingggi supaya pengguna jalan meningkatkan kewaspadaan.”
(reza)





