PENJURU.ID, KOTA SERANG – SJ (39) seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) di Pekarungan Kel. Kagungan Kec. Serang Kota Serang dinyatakan positif Covid-19 setelah melalui pemeriksaan rapid test dan swab, Selasa (26/05/2020).
Tampak tenaga medis dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rujukan Banten dengan menggunakan ambulance dan Alat Perlindungan Diri (APD) lengkap menjemput di rumahnya.
Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Covid-19 Kota Serang, Hary Pamungkas mengatakan hasil swab yang bersangkutan keluar pada tanggal 23 Mei 2020 dengan hasil positif.
“Pada awal Mei lalu, saat tempat bekerja suami SJ ada yang terpapar, Dinas Kesehatan Kota Serang melakukan rapid test kepada SJ dan suaminya dan hasil SJ reaktif. Sempat dilakukan sampai 2 kali dan hasilnya pun tetap reaktif. Akhirnya dilakukan test swab. Pada tanggal 23 Mei kemarin hasilnya sudah keluar dan positif terpapar Covid-19,” ucap Hari kepada Penjuru.id melalui sambungan telephone.
Hari juga menjelaskan bahwa suami SJ menurut hasil pemeriksaan justru negatif dan SJ merupakan pasien positif orang tanpa gejala (OTG).
“SJ diduga terinfeksi dari material yang dipakai oleh suaminya, karena menurut hasil pemeriksaan suami SJ negatif. Bisa dari baju yang dipakai suaminya ataupun material lainnya,” lanjut Hari.
Dengan adanya kasus positif Covid-19 yang dua kali menimpa ibu rumah tangga, Hari menghimbau kepada seluruh warga kota Serang untuk berhati-hati terhadap carrier dan juga kepada yang bekerja di zona merah, yang dikhawatirkan membawa virus.
“Kepada seluruh warga kota Serang agar selalu waspada terhadap carrier. Tetap perhatikan protokol kesehatan Covid-19 yang ada. Selalu cuci tangan setelah melakukan aktivitas, selalu gunakan masker jika keluar rumah, jaga jarak aman dan jaga kebersihan diri sendiri maupun lingkungan rumah dan lingkungan kerja,” tutup Hari.
Berdasarkan dari keterangan pers yang diterima hari ini, Selasa, 26 Mei 2020, dari Diskominfo Kota Serang, jumlah terkonfirmasi Covid-19 untuk wilayah Kota Serang secara keseluruhan berjumlah 9 orang, dengan rincian 3 orang dalam proses perawatan, 5 orang dinyatakan sembuh, dan 1 orang meninggal dunia. (Ayu)





