PENJURU. ID | Jeneponto – Satu Orang warga Desa Tombolo, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, ditemukan jatuh ke sumur dengan kedalaman 5 meter hingga meninggal Dunia pada Jumat (16/01/2021). Sekitar pukul 10.00 Wita.
Salah seorang warga bernama DG BORI yang kebetulan lewat di sekitaran sumur mendengar suara dari dalam sumur kemudian melihat ada seseorang didalam sumur dengan posisi kepala dibawah akhirnya menghubungi warga lainnya untuk melakukan evakuasi.

“Saat itu saya kebetulan lewat dan mendengar suara dari bawa sumur kemudian saya menghampiri sumur lalu melihat ada orang yang jatuh dengan posisi kepala dibawa saat itu saya langsung menghubungi warga lainnya untuk melakukan pertolongan terhadap korban.” ucap Dg Bori.
Menurutnya, Karena kondisi sumur yang kecil dan dalam menyulitkan warga yang hendak menolong, sehingga warga mengevakuasi korban dengan cara menguras air sumur dengan pompa terlebih dahulu dan memastikan kondisi sumur aman bagi warga yang hendak turun mengevakuasi korban.
Adapun identitas korban atas nama Lel. FIAN BIN GUPPA,(14) Pekerjaan Petani, Alamat Kp. Borong unti, Desa Tombo Tombolo, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto.
Kasubag. Humas Polres Jeneponto AKP Syahrul Regana, SH menjelaskan Kronologis Kejadian penyebab Korban Lel. Fian Bin Guppa Jatuh kedalam Sumur.

“Awalnya lel. FIAN BIN GUPPA, hendak kesawah sebagaiamana aktivitasnya sehari hari, karena sumur tersebut berdekatan dengan sawah yang dituju diduga lel. FIAN BIN GUPPA, singgah disumur dengan berniat menggunakan air sumur tersebut untuk bersih-bersih,namun malah terpeleset hingga jatuh kedalam sumur.” ujar Syahrul.
Menurut Syahrul Regana, SH dari Informasi yang di himpun, menceritakan riwayat hidup Korban dengan kesehariannya Kesawah dengan melewati sumur tempat korban jatuh.

“Lel. FIAN BIN GUPPA (korban), Selain kesehariannya kesawah, Korban pun mengalami Penyakit epilepsi yang diderita korban kemungkinan kambuh sehingga korban tidak bisa menguasai diri ketika mengambil air di sumur dan terpeleset karna kondisi disekitar sumur yang biasa korban singgahi pada saat dari sawah licin akibat hujan.”terang Syahrul.
Kapolsek Bangkala IPTU BAHTIAR, S,Sos,SH.,MH, dan Personil / Babinkamtibmas mendatangi TKP dan melakukan Olah TKP.
Setelah dilakukan koordinasi dengan pihak orang tua korban, pihak orang tua dan keluarga besarnya, menolak untuk di lakukan otopsi dan mengikhlaskan kematian korban.
Penulis: Ismail





