Gelar Tasyakuran Pascapelantikan, Pemdes Sindangsari Ajak Warga Bersatu Bangun Desa

PENJURU.ID I KABUPATEN BEKASI – Pascapelantikan 154 kepala desa (kades) terpilih di Kabupaten Bekasi, sejumlah desa menggelar berbagai kegiatan sebagai bentuk rasa syukur. Mulai dari hiburan, tasyakuran, hingga doa bersama.

Salah satunya dilakukan Pemerintah Desa (Pemdes) Sindangsari yang kini dipimpin Efendi atau akrab disapa Pepen. Pemdes Sindangsari menggelar acara tasyakuran sederhana bersama jajaran pemerintahan desa yang baru, tokoh agama, tokoh pemuda, serta masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Desa Sindangsari, Rabu (4/11/2026) malam.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan itu, Pepen menyampaikan bahwa kegiatan tasyakuran tersebut merupakan bentuk rasa syukur sekaligus momentum untuk memulai tugas bersama dalam membangun Desa Sindangsari agar semakin maju.

“Apa yang kita rencanakan dan cita-citakan bersama adalah perubahan untuk menjadikan Sindangsari lebih baik dan lebih maju lagi ke depannya,” ujar Pepen.

Ia menambahkan, seluruh jajaran pemerintahan desa diharapkan senantiasa berdoa agar dalam menjalankan roda pemerintahan diberikan kelancaran dan kemudahan.

Menurutnya, kerja sama dan kebersamaan menjadi kunci dalam mewujudkan perubahan yang nyata. Seluruh jajaran juga harus saling belajar dan bersinergi demi kemajuan serta kesejahteraan masyarakat.

“Perubahan yang kita inginkan harus dibuktikan. Mari kita bekerja sama untuk menjadikan Sindangsari lebih baik lagi,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Pepen menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Sindangsari yang telah memberikan kepercayaan dan mengantarkannya menjadi kepala desa.

Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat memahami bahwa jabatan hanyalah amanah yang harus dijalankan dan dipertanggungjawabkan. Menurutnya, tidak ada perbedaan antara pemerintah desa dan masyarakat karena semuanya memiliki tujuan yang sama, yakni membangun desa.

“Saya juga memohon maaf kepada para pendukung dan simpatisan yang belum berkesempatan menjadi bagian dari jajaran pemerintahan desa karena keterbatasan kuota. Namun, jangan berkecil hati apalagi merasa kecewa,” katanya.

Pepen menegaskan, masyarakat tetap dapat berkontribusi dalam pembangunan desa meskipun tidak menduduki jabatan di pemerintahan.

“Tanpa menjadi pegawai pun kita tetap bisa bekerja sama. Jabatan yang kita sandang hanyalah bagian dari struktur pemerintahan. Mari kita bersama-sama membangun desa yang maju dan sejahtera,” tutupnya.

Pos terkait