Pastikan Pertanian Tetap Produktif, Bhabinkamtibmas Kanigaran Turun Lapangan Pantau Tanaman Jagung

PENJURU.ID | Probolinggo – Dukungan terhadap ketahanan pangan tidak hanya diwujudkan melalui kebijakan dan program pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan langsung berbagai unsur di tengah masyarakat. Hal inilah yang dilakukan jajaran Polsubsektor Kanigaran Polres Probolinggo Kota dengan menjadikan sektor pertanian sebagai salah satu sasaran kegiatan pembinaan masyarakat.

Pada Rabu (4/11/2026) pagi, personel kepolisian melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Kebonsari Wetan, Briptu Aldian, melakukan kunjungan ke area pertanian jagung di Jalan Sunan Muria, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo.

Kunjungan tersebut bukan sekadar agenda silaturahmi. Petugas juga melihat secara langsung aktivitas budidaya jagung sekaligus menjalin dialog dengan petani untuk mengetahui perkembangan tanaman yang menjadi salah satu komoditas pangan di wilayah tersebut.

Lahan yang dikunjungi merupakan milik Neman, petani yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Dewi Sri. Area pertanian dengan luas sekitar satu hektare itu saat ini ditanami jagung varietas Jago.

Kapolsubsektor Kanigaran, Ipda Iwan Hardi, mengungkapkan bahwa perhatian terhadap aktivitas pertanian merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Ia menilai, keberhasilan program tersebut membutuhkan partisipasi masyarakat yang didukung dengan situasi lingkungan yang aman dan kondusif.

“Kami ingin memastikan bahwa kehadiran Polri dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Salah satunya melalui komunikasi dengan para petani serta melihat perkembangan kegiatan pertanian yang menjadi bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan,” ungkap Ipda Iwan.

Dalam dialog bersama petani, diketahui bahwa penanaman jagung di lahan tersebut telah dimulai sejak 15 Oktober 2026. Apabila proses budidaya berjalan sesuai rencana, tanaman diperkirakan siap dipanen pada 25 Januari 2027.

Dari lahan seluas satu hektare tersebut, potensi produksi yang diharapkan mencapai tujuh sampai sembilan ton jagung. Angka tersebut menjadi target yang ingin dicapai melalui pemeliharaan tanaman secara teratur.

Petugas juga memberikan perhatian terhadap pentingnya menjaga kondisi tanaman selama masa pertumbuhan. Perawatan yang tepat diharapkan dapat menunjang produktivitas sekaligus meminimalkan risiko yang dapat memengaruhi hasil panen.

Menurut Ipda Iwan, kegiatan turun lapangan memberikan kesempatan bagi anggota untuk memahami kondisi masyarakat secara lebih dekat, termasuk berbagai tantangan yang mungkin dihadapi petani dalam mengelola lahan.

“Kami terus mengingatkan agar petani memperhatikan perkembangan tanaman dan melakukan perawatan secara berkelanjutan. Kami berharap hasil yang diperoleh nantinya bisa maksimal sesuai dengan harapan,” tambahnya.

Di samping mendukung kegiatan pertanian, kunjungan tersebut juga diarahkan untuk memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga keamanan lingkungan.

Petugas mengingatkan agar pemilik lahan dan warga sekitar tidak mengabaikan potensi gangguan kamtibmas yang dapat terjadi di kawasan pertanian. Kewaspadaan bersama diperlukan untuk menciptakan suasana yang nyaman selama aktivitas budidaya berlangsung.

Briptu Aldian juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga hubungan baik antarsesama warga serta membangun komunikasi dengan kepolisian apabila menghadapi persoalan yang berkaitan dengan keamanan lingkungan.

Kapolsubsektor Kanigaran menegaskan bahwa tugas kepolisian dalam menjaga kamtibmas harus berjalan beriringan dengan upaya membangun kemitraan bersama masyarakat.

“Kami berharap masyarakat tetap menjaga kerukunan dan saling peduli terhadap lingkungan masing-masing. Peran aktif warga sangat dibutuhkan agar situasi tetap aman, terlebih ketika para petani sedang menjalankan aktivitas di lahan pertanian,” tegasnya.

Ia menambahkan, komunikasi yang terjalin secara berkesinambungan menjadi salah satu cara untuk memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian.

Dengan demikian, berbagai informasi maupun permasalahan yang muncul di lingkungan warga dapat segera disampaikan dan ditindaklanjuti melalui koordinasi bersama.

Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah aktivitas pertanian juga diharapkan mampu memberikan dorongan moral kepada petani agar tetap produktif dalam mengelola sumber daya yang dimiliki.

Polsubsektor Kanigaran berupaya mempertahankan pendekatan langsung kepada masyarakat sebagai bagian dari pelaksanaan tugas kepolisian, baik dalam aspek pemeliharaan keamanan maupun dukungan terhadap program pembangunan.

Melalui kegiatan tersebut, sinergi antara aparat kepolisian dan kelompok tani di Kelurahan Kebonsari Wetan diharapkan semakin kuat. Kolaborasi ini menjadi salah satu modal penting untuk menjaga keberlangsungan aktivitas pertanian sekaligus menciptakan lingkungan yang mendukung peningkatan produksi pangan.

Dengan kondisi wilayah yang aman dan pengelolaan pertanian yang optimal, target panen jagung pada Januari 2027 mendatang diharapkan dapat tercapai. Polsubsektor Kanigaran pun terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan dan stabilitas keamanan di wilayah Kota Probolinggo.

(Prasojo)

Pos terkait