Ditinggal Ayah Merantau, Pelajar Berprestasi di Jeneponto Dibantu Sunat dan Perlengkapan Sekolah oleh Polres

PENJURU. ID | Jeneponto – Kisah perjuangan hidup dialami oleh Aril Afriadi, warga Ganrang Batu, Desa Kayu Loe Timur, Kecamatan Turatea. Ayah dari beberapa anak ini harus menghadapi tekanan ekonomi setelah mengalami musibah dalam pekerjaannya sebagai tenaga instalasi listrik.

Aril, yang sebelumnya bekerja sebagai outsourcing di PLN dan membuka usaha toko listrik di rumah, mengalami kerugian besar ketika mengerjakan proyek instalasi listrik sebuah kantor. Rekan kerja yang membantunya justru menipu dan membawa kabur ongkos kerja yang seharusnya diterima.

Akibatnya, Aril menanggung kerugian sekitar Rp20 juta, memaksanya menjual perlengkapan toko listrik dan meminjam uang untuk menutup tanggungan tersebut.

Sulitnya kondisi ekonomi membuat Aril terpaksa merantau ke Morowali untuk mencari pekerjaan. Beberapa anak ia bawa serta, sementara putra sulungnya, Daus, kini berusia 15 tahun dan duduk di kelas 3 SMP, harus tinggal seorang diri di rumah.

Meski hidup dalam keterbatasan, Daus dikenal sebagai siswa berprestasi, kerap meraih peringkat 2 atau 3 besar di sekolah. Namun kondisi keluarga membuatnya belum menjalani sunat hingga usianya 15 tahun.

Mendengar kondisi ini, Kapolres Jeneponto AKBP Widi Setiawan langsung memerintahkan tim Siddokes Polres Jeneponto untuk turun tangan.

Tim tersebut kemudian mendatangi rumah Daus, memastikan kebutuhan kesehatannya dan memfasilitasi sunat gratis bagi sang anak. Selain itu, Polres Jeneponto juga memberikan tas dan perlengkapan sekolah sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikannya.

Kapolres Jeneponto menegaskan komitmen kepolisian dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Bantuan sunat gratis serta perlengkapan sekolah untuk Daus adalah bentuk kepedulian kami terhadap masa depan generasi muda. Kami berharap bantuan kecil ini dapat meringankan beban keluarga dan memberi semangat bagi Daus untuk terus berprestasi,” ujar Kapolres, Kamis (11/12/2025).

Kehadiran langsung tim Siddokes dan perhatian Kapolres Jeneponto menjadi bukti nyata bahwa tugas kepolisian bukan hanya menjaga kamtibmas, tetapi juga memberikan nilai kemanusiaan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Pos terkait