Caleg PKB Jeneponto Ancam Demo, Pembayaran Tali Asih Tak Kunjung Cair

PENJURU. ID | Jeneponto – Aroma ketidakpuasan mulai menyeruak di internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Jeneponto.

Sejumlah calon legislatif (caleg) dari partai berlambang bola dunia itu menyoroti keterlambatan pembayaran tali asih yang hingga kini tak kunjung direalisasikan, meski telah dijanjikan sejak usai pelantikan anggota DPRD.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, tali asih tersebut seharusnya diberikan kepada lebih dari 10 orang caleg PKB yang meraih perolehan suara di atas 300 suara pada Pemilu lalu. Namun, hingga berita ini diterbitkan, pembayaran yang dijanjikan belum juga diterima oleh para caleg bersangkutan.

Salah satu caleg gagal dari partai PKB, Ibu Jum, menyatakan kekecewaannya atas sikap pengurus partai yang dianggap ingkar janji.

“Pembayaran tali asih itu sudah disepakati sebelumnya, tapi sampai detik ini belum juga dibayarkan. Ini salah satu bentuk pembodohan bagi kami,” tegasnya dengan nada kecewa.

Para caleg menilai, keterlambatan ini bukan hanya soal uang, tetapi mencerminkan carut-marut tata kelola internal partai dan lemahnya komitmen terhadap kesepakatan politik yang sudah dibuat.

Mereka juga mendesak agar pengurus PKB Jeneponto segera membayar hak tersebut dalam waktu 3×24 jam, atau mereka akan melayangkan tuntutan resmi kepada pengurus wilayah (DPW) PKB Sulawesi Selatan untuk melakukan audit menyeluruh terhadap keuangan partai.

“Jika dalam tiga hari tidak ada respon dari pengurus, kami akan bersatu melakukan aksi demonstrasi di kantor DPC PKB Jeneponto,” ujar salah satu caleg lainnya yang meminta identitasnya tidak disebutkan.

Kasus ini menambah sorotan publik terhadap transparansi dan akuntabilitas keuangan partai politik di tingkat daerah, terutama dalam pengelolaan dana internal pasca Pemilu di 2024 lalu.

Hingga berita ini ditayangkan, media ini belum sempat melakukan konfirmasi kepada petinggi DPC PKB Kabupaten Jeneponto.

Pos terkait