BURUH SERANG ANCAM “GERUDUK” KANTOR BUPATI: TUNTUT COPOT TB ANA & RULLY, BATAS WAKTU HINGGA 24 AGUSTUS PUKUL 10.00 WIB — MAHASISWA & PELAJAR STM SIAP BERGABUNG

PENJURU.ID|SERANG — Amarah ribuan buruh Kabupaten Serang meluap! Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Serang dinilai gagal total dan memihak pengusaha, sehingga ribuan buruh yang tergabung dalam DPD KSPSI (MJH) Provinsi Banten mengancam melancarkan aksi unjuk rasa besar-besaran pada 26–27 Agustus 2026, dimulai pukul 08.00 WIB di depan Kantor Bupati Serang.

HINGGA 24 AGUSTUS PUKUL 10.00 WIB — TIDAK ADA TINDAKAN = TURUN KE JALAN

Korlap Aksi, Sukadi, S.H., menegaskan ultimatum tanpa tawar-menawar:

 “Kami beri waktu hingga Rabu, 26 Agustus 2026, pukul 10.00 WIB. Jika sampai jam itu TB Ana Supriatna dan Rully tidak dicopot, serta tidak ada kepastian hukum atas seluruh kasus pelanggaran ketenagakerjaan yang kami laporkan, maka ribuan massa akan turun ke jalan. Bukan hanya buruh — mahasiswa dan pelajar STM se-Banten juga siap bergabung!”

MEREKA DIANGGAP SUMBER KEMACETAN HUKUM INDUSTRIAL

Dua nama yang menjadi sasaran utama kemarahan buruh:

– TB Ana Supriatna — Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnakertrans Kabupaten Serang. Namanya kerap dikaitkan dengan kelambatan penyelesaian pencatatan serikat pekerja, termasuk bekerja sama dengan pengusaha yang merugikan ratusan pekerja.

– Rully — Mediator Disnakertrans yang dinilai tidak netral, memihak pihak pengusaha, dan membuat proses pencatatan serikat berlarut-larut tanpa hasil.

Buruh menuding keduanya menjadi penghalang utama keadilan bagi pekerja. Dalam pembentukan serikat pkerja, hingga penghambatan pencatatan serikat pekerja tidak pernah terselesaikan secara adil.

“Kami tidak butuh pejabat yang jadi perpanjangan tangan pengusaha. Kami butuh pejabat yang berpihak pada hukum dan rakyat. Selama TB Ana dan Rully masih di sana, tidak akan ada keadilan di Disnaker Serang!” — tegas Moh. Asnawi, S.H.

BURUH, MAHASISWA, PELAJAR STM SATU SUARA

Rapat Teknis Lapangan (Teklap) telah digelar dan seluruh elemen Federasi di bawah PD F SP TSK KSPSI (MJH) Banten telah bersatu. Aksi ini bukan sekadar aksi serikat buruh — melainkan gerakan solidaritas lintas elemen:

– Ribuan buruh dari berbagai perusahaan di Kabupaten Serang

– Mahasiswa perguruan tinggi

– Pelajar STM se-Banten yang peduli isu kesejahteraan dan keadilan sosial

Suasana di kalangan pekerja Kabupaten Serang memang memanas belakangan ini. penghambatan kebebasan berserikat membuat kesabaran buruh menipis.

Hingga berita ini diturunkan, Bupati Serang maupun Disnakertrans Kabupaten Serang belum memberikan tanggapan apa pun atas ancaman aksi ini. Pihak kepolisian diperkirakan mulai berkoordinasi untuk mengantisipasi kerawanan keamanan dan kemacetan di kawasan pusat pemerintahan Kabupaten Serang.

“Kami datang damai, tapi kami tidak akan diam. Jika batas waktu lewat tanpa tanggapan serius, maka seluruh jalan menuju Kantor Bupati akan dipenuhi suara rakyat yang terzalimi.” — Sukadi, S.H.

 

Pos terkait