Bertepatan Hari Pahlawan, Cakades Allu Tarowang Nomor Urut 3 Mansur Gelar Kampanye Dialogis

PENJURU. ID | Jeneponto – Memasuki tahapan kempaye dialogis, Mansur SE Calon Kepala Desa Allu Tarowang Nomor Urut 3 menggelar kampanye dialogis berlangsung di kediamannya di Dusun Tonrang Desa Allu Tarowang Kecamatan Tarowang, Kabupaten Jeneponto, Rabu (10/11/2021)

Kampanye dialogis bertepatan Hari Pahlawan, Mansur dalam orasinya didepan ratusan simpatisannya mengawali dengan sambutan ucapan Hari Pahlawan yang menurutnya tidak lepas dari perjuangan pahlawan yang menginspirasi dan motivasi untuk meneruskan perjuangan mereka.

“Terima kasih pahlawan, kami siap untuk melanjutkan perjuanganmu. Semangatmu selalu menggelora di dada kami.” lanjutnya

“Jika sebelumnya pahlawan berjuang dengan senjata, kini perjuangan kita melawan permasalahan bangsa misalnya kemiskinan, bencana alam, berbagai kejehatan hingga saat ini kita melawan Pandemi Covid-19.”sambut Mansur.

Usai sambutan, ia pun lanjut memaparkan Visi Misi dan Programnya di dampingi sang istri tercinta didepan ratusan para simpatisan yang hadir dalam Kampanye dialogis.

Setelah membeberkan Visi Misi dan program kerja, ia pun terlihat menyapa Istri tercinta Hj. Husnaeni didepan para simpatisannya menyampaikan bukti kesetiaan istri tercinta menemani dirinya baik suka maupun duka.

“Kesetiaan istri saya dari tahun 1991 saat saya mencari nafkah menggunakan 3 roda (becak) tetap setia mendampingi saya hingga jadi kepala desa waktu itu dan setelah itu kami sama-sama mencari nafkah di pulau kalimantan.”ujar Mansur dengan nada penuh kenangan

Menurutnya, suka maupun duka yang dilalui bersama sang istri tercinta menjadi suatu kenangan pahit manisnya kehidupan.

Walaupun keadaan yang tidak stabil. Jiwa pemerintah masih tetap melekat dihati hingga lebih banyak belajar dirantau tentang selusi suatu pemerintahan yang baik dari berbagai bidang hingga tuhan menghendaki dirinya kembali terpanghil untuk pulang ke daerah mencalonkan diri sebagai calon kepala desa.

“Bertahun-tahun tahun kami di Kalimantan, selain mencari nafkah juga banyak ilmu yang kami dapatkan tentang cara atau pola didalam membangunan disuatu pemerintahan mulai dari bidang Pemerintahan, Pembangunan, Bidang Pertanian, Bidang sosial dan kemayarakatan.”tutur Mansur

Beberapa tahun usai memimpin di desa kelahirannya, ia kembali terpanggil dengan dasar kondisi desa disertai niat yang tulus ingin membangun desanya hingga kembali mencalonkan diri sebagai calon kepala desa.

“Adanya panggilan dari beberapa tokoh dan perihatin dengan kondisi desa sekarang hingga saya pulang dan mencalonkan diri sebagai calon kepala desa yang insya Allah 5 hari kedepan tepatnya tanggal 15 November 2021 hari pencoblosan.” terang Mansur

Penulis: Mail

 

Pos terkait