SOLOK – Warga Kabupaten Solok, Sumatera Barat kembali menambah jumlah akumulasi kasus positif Covid-19. Rabu, 17 Maret 2021, satu orang dinyatakan positif yang sebelumnya merupapakan kasus suspek dengan gejala demam, sesak nafas dan sakit tenggorokan. Saat ini pasien dirawat di RST Solok.
Hal itu disampaikan Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Solok melalui Juru bicaranya, Syofiar Syam.
Dengan demikian, jumlah total warga Kabupaten Solok yang terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 916 orang, dan telah dinyatakan sembuh 838 orang. Sementara sisanya,16 orang dirawat, 39 orang melakukan karantina mandiri, dan 23 orang telah meninggal dunia.
Kemudian, untuk mendetaksi dini penyebaran virus tersebut, pemeriksaan spesimen sudah dilakukan kepada 9.534 orang, yang mana 1.684 diantaranya berasal dari kegiatan pool test Kabupaten Solok. Kemudian untuk tingkat positivity rate (PR) 9,61%, dengan status Zonasi Daerah dalam Zona Oranye (Resiko Sedang).
Untuk kasus suspek dirawat hari ini sebelumnya sudah sembuh karena dari hasil pemeriksaaan spesimennya dinyatakan negatif. Namun, ditambahkan Syofiar Syam, terdapat penambahan 2 kasus suspek baru yang menjalani perawatan.
Selain itu, juga disampaikannya bahwa kasus terkonfirmasi Covid-19 yang dinyatakan sembuh bertambah sebanyak 4 orang,
Melihat kondisi itu, Syofiar Syam yang juga menjabat sebagai Kabag Prokomp Setda Kabupaten Solok mengimbau seluruh masyarakat setempat untuk tetap mematuhi disiplin protokol kesehatan dalam menjalani aktifitas sehari-hari.
Ditambahkannya, dengan telah berjalannya program vaksinasi yang bertujuan untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran virus itu, diharapkan dukungan penuh masyarakat serta tidak mudah terprovokasi isu yang tidak jelas kebenarannya.
Adapun kegiatan Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Solok, untuk pelaksanaan vaksinasi tahap I untuk tenaga Kesehatan sudah selesai dilakukan sejak 1 Februari sampai dengan 6 Maret 2021, dengan capaian 1.282 orang dari 1.276 sasaran target (100, 50%).
Selanjutnya, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap II termen I untuk Pelayanan Publik, ASN, TNI dan Polri dilakukan tanggal 1 hingga 13 Maret 2021, dengan capaian 949 orang dari 1.443 sasaran target (65, 76%). (Amel)




