
Hal ini diungkapkan Mahareza Rizky Hutabarat saat ditanya presenter salah satu televisi swasta mengenai perasaannya usai menjadi saksi untuk Richad Elize Pudihang atau Brada E yang merupakan terdakwa kasus pembunuhan berenca terhadap abang kandungnya.
“Yang pasti selesai jadi saksi rasanya kayak sedikit plong sih, udang ngomong semuanya, kayak selama ni kan masih diam saja tapi pas persidangan kemaren kita ungkapin semuanya gitu”, tutur Reza
Saat memberikan kesaksian didepan majelis hakim, Reza mengungkapkan bagaimana sulitnya dia saat ingin melihat jenazah abangnya, sesekali Reza terlihat menyapu air matanya menahan kesedihan.
Sebagai seorang adik tentunya Reza ingin melihat jenazah abangnya untuk terakhir kali, namun saat itu banyak sekali rintangan yang didapat oleh Reza untuk dapat melihat jenazah abang kandunganya. Ia mengaku hanya melihat sebentar ketika detik-detik jenazah abangnya dimasukkan kedalam peti, itupun setelah memohon bantuan polisi yang mungurus mendiang abangnya.
“Izin komandan, saya ingin mengangkat Abang saya yang terakhir kali komandan, izin komandan. Kemudian, almarhum sudah di dalam peti baru saya bisa melitat”. kata Reza.
Reza mengaku tidak menyimpan rasa dendam terhadap Brada E yang diduga menembak abangnya atas peritah Ferdy Sambo. Dalam persidangan juga ada momen Brada E mencium kaki ibu dari Brigadir J.
Jaksa penuntut umum (JPU) pada Kejaksaan (Kejari) Negeri Jakarta Selatan (Jaksel) menghadirkan 12 orang saksi dari pihak keluarga dalam sidang tersebut. Ke-12 saksi yang dimaksuda adalah mereka yang telah memberikan keterangan di dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Mereka terdiri dari pengacara hingga keluarga Brigadir J.
Dalam kasus ini , Richard didakwa melakukan pembunuhan berencana bersama dengan Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf. Kelimanya disangkakan melanggar Pasal 340 subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman pidana maksimal hukuman mati, penjara seumur hidup atau penjara selama-lamanya 20 tahun.





