PENJURU.ID | Serang – Adanya seruan mahasiswa melalui aksi unjuk rasa di depan halaman Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Senin (05/10/2020) sangat disayangkan.
Pasalnya, aksi mahasiswa tersebut dilakukan ditengah pandemi Covid-19, dan aksi tersebut adalah contoh tidak pekanya mereka terhadap penderitaan bangsa yang saat ini fokus menangani wabah penyakit menular.
Demonstrasi ini seakan menjadi lagu lama yang didengungkan kembali. Padahal status pandemi secara nasional belum berakhir. Namun masih saja muncul ajakan untuk berkerumun dan melakukan demonstrasi hingga hilanglah kedisiplinan terhadap penerapan protokol kesehatan.
Ketua Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) Transformer Tb. Irfan Taufan, demo di saat pandemi seperti ini bisa diibaratkan seperti rumah yang sedang krisis, bukannya anggota keluarga ikut membantu, tetapi malah menambah masalah.
“Mahasiswa sudah sepatutnya menjadi tonggak pengabdian masyarakat, dengan kreatifitas dan intelegensinya. Bukan dengan memberikan contoh yang tidak baik kepada masyarakat dengan melakukan aksi yang mengundang massa. Tidak adanya jarak satu sama lain, tidak menggunakan masker,” katanya.
Irfan juga mengatakan, demonstrasi pada saat ini tentu menjadi hal yang tidak tepat. Indonesia sedang lara, yang dibutuhkan saat ini adalah sikap saling bantu dan saling peduli antar sesama. Tidak dengan turun ke jalan karena masih banyak cara lain untuk mengungkapkan kekecewaan.
“Padahal, mahasiswa dengan kemampuan akademis yang baik sudah semestinya berpikir tentang bagaimana memanfaatkan sumber daya alam lain untuk bahan bakar, bukan lantas maksa bakar ban,” ucapnya.
“Ketika demonstrasi memanas, bukan tidak mungkin emosi menjadi lepas kontrol hingga berujung pada gesekan fisik. Kalau sudah seperti ini masalah baru pun muncul, selain membahayakan diri, menimbulkan kemacetan yang justru menghambat aktifitas masyarakat bahkan bisa saja ada kemungkinan menimbulkan cluster baru penyebaran Covid-19. Jadi bagaimana pandemi Covid-19 ini akan berakhir,” tutup Irfan.
Menurut informasi yang berhasil dihimpun penjuru.id, aksi mahasiswa ini baru pagi tadi disampaikan kepada pihak Kepolisian.
(Amel)





