BOYOLALI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali terus melakukan perbaikan-perbaikan diberbagai bidang, salah satunya adalah dibidang pendidikan. Hari ini, Senin (15/12/2025) Dilaksanakan Penyerahan SK Mutasi Guru, SK Mutasi dan Penunjukan Kepala Sekolah, Koordinator PAUD Dikdas LS, Pengawas dan Penilik Sekolah yang semula lokasi tempat tinggalnya jauh dari sekolah, kini dipindahkan ke sekolah-sekolah yang lebih dekat dengan tempat tinggalnya.
Hal ini dalam rangka untuk memberikan kenyamanan kepada para guru agar nantinya lebih maksimal lagi untuk memajukan pendidikan di Kabupaten Boyolali. Hadir secara pribadi pada acara yang digelar di Pendopo Gede Kabupaten Boyolali tersebut, Bupati Boyolali Agus Irawan dan Wakil Bupati Boyolali Dwi Fajar Nirwana.
Disampaikan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Boyolali Waskitho Rahardjo, penerima SK pada hari ini berjumlah 297 orang, terdiri dari 77 PNS guru SD, 75 PNS guru SMP, 103 PNS Kepala Sekolah (Kepsek) SD yang mana 53 diantaranya adalah Kepsek baru. Kemudian 26 PNS Kepsek SMP, 11 PNS Koordinator PAUD Dikdas LS, 1 PNS Penilik Sekolah, dan 4 PNS Pengawas Sekolah.
Dalam sambutannya, Bupati Agus menegaskan, bahwa ini merupakan perwujudan janji kampanyenya dulu yang akan memberikan kenyamanan dikalangan ASN termasuk guru baik SD maupun SMP. Selain demi kenyamanan, mutasi ini juga mempertimbangkan kebutuhan guru di beberapa sekolah yang masih kekurangan guru.
“Harapannya semua harus semangat, semua harus happy, semua harus bisa bekerja dengan maksimal. Saya akan lihat perkembangannya enam bulan kedepan, dan juga tentunya perkembangannya dari prestasi anak-anak.” ujarnya.
“Titip anak-anak kami semuanya, jaga kualitas pendidikan, kita akan memfasilitasi dengan banyak hal, semoga pendidikan di Kabupaten Boyolali akan lebih maju lagi.” lanjutnya lagi.
Pada kesempatan itu, Bupati Agus juga mengatakan akan memberikan seragam sekolah dan buku LKS secara gratis kepada para siswa SD dan SMP negeri.
“Kita kemarin baru bisa menganggarkan untuk seragam SD, SMP dan LKS nya yang gratis khusus negeri dulu. Nah nanti baru tahun-tahun berikutnya, kita akan lihat anggaran kita dulu jika nanti mencukupi kita akan ke swasta juga.” kata orang nomor satu di Kota Susu ini.
(Tim Liputan Pemerintah Kabupaten Boyolali)





