PENJURU.ID | Indramayu – Tak berapa lama lagi pesta demokrasi pemilihan Kepala Desa serentak akan dilaksanakan di lebih dari 127 desa di kabupaten Indramayu, salah satu harapan masyarakat desa bagaimana Kepala Desa nantinya dapat berperan serta dalam tiga hal:
Yang pertama, membangun akses jalur air guna membuang air saat curah hujan dan kemarau, melaksanakan program selokan saluran sawah, selokan saluran desa, dan selokan saluran luar karena sektor pertanian membutuhkan realisasi ini agar tidak terjadi banjir atau kekeringan saat musim kemarau.
Yang kedua, mempermudah akses sarana prasarana pertanian menyangkut bibit, pupuk dan menyatukan sinkronisasi peran koperasi dan masyarakat pertanian dalam memberikan kemudahan bagi pelaksanaan tanam dan panen.
Ketiga, melakukan reformasi pelayanan publik yang lebih baik, agar masyarakat desa mampu mendapatkan pendidikan baik pendidikan agama ataupun pendidikan umum sesuai program pemerintah untuk menjalankan wajib belajar.
Keempat, demi terwujudnya desa kendayakan yang lebih baik.
“Desa ini butuh realisasi terhadap sektor pertanian pendapatan secara kualitasnya,” kata H. Kodim sebagai pemuka desa Kendayakan saat di konfirmasi penjuru.id Senin pagi, (26/04) di kediamannya.
Lanjutnya, Agung Prayitno yang berada di urutan no 4 diharapkan mampu merubah sistem pelaksanaan pertanian, birokrasi, pendidikan dan pelayanan kesehatan.
“Sebagai seorang yang berpengalaman dalam bidang Pemerintahan diharapkan Agung Prayitno mampu mensinkronkan kinerja dengan aparatur Pemda dan masyarakat desa demi terwujudnya desa kendayakan dan kabupaten indramayu kedepan lebih baik,” tegasnya.
Dengan moto “sepakat sejahterakan petani dan masyarakat, hendaknya menjadi semangat dan perubahan desa yang lebih baik”.
Desa Kendayakan terdiri lebih dari 4.700 KK dalam pemilihan Kepala Desa kedepan dapat dijadikan tolak ukur kemajuan pembangunan secara infrastruktur pertanian, pelaksanaaan program pertanian dan pendapatan ekonomi pertanian yang lebih baik.
“Dari empat calon yang sudah lulus Verifikasi Agung Prayitnolah yang mampu membuat konsep realisasi desa yang dapat menjadikan desa kendayakan lebih baik,” pungkasnya.
(gun/red)





