Slumpring Tawangmangu:”Seniman Lukis Pirografi Pertama Gunakan Media Slumpring”

PENJURU.ID – TAWANGMANGU -Sebagai seniman, Slumpring Tawangmangu sebagai warga Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, mencoba tantangan baru, yakni menjadi seniman lukisan bakar atau pirography mengunakan media slumpring.

Slumpring adalah bagian dari pohon bambu yang di anggap banyak orang sebagai sampah dan tak mempunyai nilai secara ekonomi, karena umumnya yang di gunakan pada pohon bambu adalah batang dan akarnya sebagai bahan dasar kerajinan tangan.

Slumpring Tawangmangu menekuni karya barunya ini sebagai pioneer dengan media slumpring hingga menghasilkan karya seni lukis bakar media slumpring dengan berbagai lukisan lukisan cantik dan menarik yang mempunyai nilai seni yang tinggi.

Untuk bahan dasarnya, Slumpring Tawangmangu menggunakan limbah pohon bambu (Slumpring) yang didapatkan dari alam dengan tidak merusak sebagai pengganti kanvas.

Sementara, teknik melukisnya menggunakan sebuah adaptor kecil yang dihubungkan ke sebuah alat pen menyerupai solder listrik. Alat pen ini menggeluarkan bara api yang dapat digunakan sebagai alat untuk melukis.

Mulanya, sang seniman membuat sebuah sketsa gambar di atas slumpring di yang sudah dibentuk hingga menghasilkan berbagai karya lukisan bakar seperti, kaligrafi, lukisan wajah, lukisan hewan, pemandangan alam, dan lainnya.

Bentuk dan karakter lukisan bakar ini dapat dipesan sesuai keinginan pemesan. Dalam sehari, slumring Tawangmangu dapat menghasilkan 7 buah karya seni lukisan bakar yang siap untuk dipasarkan.

Slumpring Tawangmangu memasarkan karya-karya seninya melalui Omah Kerajinan Sabda Daya Nusantara hingga pesanan pun terus berdatangan dari berbagai daerah.
Bagi yang berminat memesan karya seni lukis bakar media slumpring dapat mengurangi via telepon/WA 0878 5991 4554.

#Lukisan #LukisanBakar #Pirography

Pos terkait