Si Jago Merah Melalap Rumah Warga di Tambun Selatan, Diduga Korek Api Gas Penyebabnya

PENJURU.ID I Kabupaten Bekasi – Si jago merah melalap sebuah rumah warga di Desa Mekarsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Selasa (11/11/2025) sekitar pukul 18.40 WIB.

Api dengan cepat membesar dan menghanguskan hampir seluruh bagian rumah sebelum berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran. Warga setempat sempat berusaha memadamkan api dengan alat seadanya, namun kobaran api terlalu besar, diperparah oleh angin kencang dan material rumah yang mudah terbakar, membuat upaya mereka tidak membuahkan hasil.

Bacaan Lainnya

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi, Adhi, mengatakan bahwa petugas segera menuju lokasi kejadian setelah menerima laporan dari warga sekitar pukul 18.40 WIB, dengan mengerahkan tiga unit mobil pemadam.

“Setelah mendapatkan laporan dari warga sekitar pukul 18.40 WIB, kami segera meluncur ke lokasi. Sekitar 15 menit kemudian kami tiba dan langsung melakukan proses pemadaman,” ujar Adhi, petugas Damkar Kabupaten Bekasi di lokasi kejadian.

Selain melakukan upaya pemadaman, petugas juga melakukan upaya pencegahan agar api tidak merembet ke rumah warga lainnya. Api berhasil dipadamkan kurang lebih sekitar satu jam.

Adhi juga mengungkapkan adanya kesulitan dalam pemadaman karena masih adanya arus listrik di lokasi kejadian.

Menurut keterangan petugas pemadam kebakaran Danru Adhi, api diduga berasal dari korek api gas yang digunakan oleh pemilik rumah.

“Berdasarkan keterangan saksi, pemilik yang menderita stroke ini menyalakan korek api gas karena mau merokok. Karena tidak menyala, dibuka settingan gasnya. Karena terlalu besar, koreknya jatuh ke tempat tidur,” ujar Adhi usai melakukan pemadaman.

Pihak kepolisian Polsek Tambun Selatan yang dipimpin Kanit Intelkam AKP Suroso, SH. bersama jajaran petugas piket fungsi tiba di lokasi untuk melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kebakaran.

“Menurut pengakuan saksi, api berasal dari korek api gas yang menyala jatuh ke kasur dan merambat ke tempat lain, sehingga seisi rumah ikut terbakar. Dari peristiwa ini, terdapat satu korban luka bakar sekitar 20 persen yang tidak lain adalah pemilik rumah sendiri,” ungkap AKP Suroso.

Lebih lanjut, AKP Suroso juga mengatakan, bahwa petugas kepolisan akan memasang garis polisi agar warga tidak melintas di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dirinya juga mengimbau kepada warga agar selalu waspada dan berhati-hati dalam menggunakan alat pemicu api, serta memastikan instalasi listrik di rumah aman untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Pos terkait