PENJURU.ID | Bali – Seorang pria berumur 22 tahun tewas tersambar petir saat sedang berteduh di bawah pohon bersama temannya. Peristiwa tersebut terjadi di Dea Tianyar, Kecamatan Kubu, Karangasem, Bali pada, Selasa (09/03/2021).
Dilansir dari kompas.com , Kapolsek Kubu AKBP I Nengah Sona mengatakan, korban yang bernama Nyoman Fery Wirawan tersebut sedang berteduh bersama temannya setelah COD di sekitar lokasi kejadian.
“Karena hujan korban berhenti di TKP sambil mencari buah boni,” ujar Sona.
Ketut Kurniawan yang merupakan teman dari korban yang berada di lokasi kejadian telah ditetapkan sebagai saksi dari peristiwa tersebut untuk dimintai keterangan.
Sebelum peristiwa tersebut terjadi, korban bersama temannya baru saja selesai melakukan COD sebuah barang. Setelah melakukan COD ternyata hujan lebat turun dan membuat mereka berdua harus berteduh di bawah pohon.
Tak lama mereka berdua berteduh, petir menyambar dan membuat mereka berdua terpental dari motor.
Korban terpental jauh dari motornya dan teman korban terpental sekitar 7 meter dari motor mereka. Ketut mengaku, Ia sempat tidak sadarkan diri dan akhirnya Ia dapat sadar kembali setelah beberapa lama.
Melihat temannya yang tidak sadarkan diri, Ketut kemudian mencoba untuk membangunkan korban dan ternyata korban masih tetap tidak sadarkan diri.
“Saksi berusaha membangunkan korban, dan meminta bantuan. Setelah itu korban dibawa ke Puskesmas Kubu II,” tutur Sona.
Korban sempat dibawa ke RS Pratama Kubu untuk mendapatkan penanganan medis. Namun naas, korban telah dinyatakan meninggal pada pukul 15.30 WITA.
Korban mengalami luka lebam dibagian dada dan di bagian lengan kanan yang diduga luka tersebut akibat dari sambaran petir.





