PENJURU.ID I Kabupaten Bekasi – Banjir yang terjadi di Kabupaten Bekasi bukan hanya pemukiman yang terdampak, tetapi juga area persawahan. Ada ribuan hektar sawah yang terendam banjir di Kecamatan Cabangbungin. Seperti yang terjadi di Desa Sindangsari, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, ada ratusan hektar sawah yang terdampak banjir, Selasa (27/01/2026).
Sudah pastinya petani mengalami kerugian secara materi, bahkan petani harus menunda untuk memulai menanam. Banjir ini disebabkan karena sungai tak mampu menampung debit air, karena curah hujan yang cukup tinggi, sehingga air meluap ke area persawahan dan pemukiman warga.
Tajudin, salah seorang petani Sindangsari mengatakan, Setiap tahun selalu banjir, dan ini sangat berdampak pada petani, yang seharusnya produksi panen lebih cepat, sekarang jadi lambat, karena banjir ini terkadang bisa berbulan-bulan. Untuk sementara kami tidak menanam dulu, menunggu sampai air surut, dan pastinya petani modal dari awal lagi.
“Kadang petani sampai tiga kali nyebar benih, bahkan sudah ada yang menanam, terendam banjir lagi, dan ini biasanya sampai di akhir bulan Februari bahkan sampai bulan Maret baru mulai tanam padi lagi,” ungkapnya.
Nasib petani di sini terlunta-lunta. kata Ia, kami para petani berharap kepedulian Pemerintah Daerah (Pemda) dan Dinas terkait, untuk bisa bantu petani dan juga warga di pemukiman. Kami para petani butuh bibit atau benih untuk menanam, bahkan bibit untuk di giling jadi beras buat makan sehari-hari terpakai juga. Sementara kalau untuk bantuan makanan berupa mi instan dan makanan lainnya sudah ada.
“Kalau dihitung secara materi kerugian petani mulai dari mentraktor sampai tanam Rp7. 000.000 perhektar, ” ujarnya



