PENJURU. ID | Jeneponto – Sebuah mobil berwarna merah sempat viral lantaran mobil tersebut diduga digunakan pelaku pencuri anak di Kecamatan Tarowang ternyata salah sasaran, pasalnya mobil yang dimaksud merupakan hanya seorang kurir pengantar paket milik perusahaan Ninja Xpress Cabang Jeneponto.
Sebelumnya, Mobil Zusuki Grenmax viral lantaran sempat terekam CCTV milik kepala desa pao saat sedang melintas dijalan poros desa usai mengantarkan paket barang milik warga setempat namun bersamaan dengan kejadian isu pencuri anak.

Kepala Desa Pao Sudirman Tatu memberikan klarifikasi terkait mobil yang sempat terekam CCTV miliknya hingga viral melalui berita Online dan akun Facebook ternyata bukan itu melainkan hanya mobil kurir pengantar paket.
Informasi tersebut diketahui setelah dirinya ditelfon melalui anggota polisi yang kebetulan tetangga dengan kurir itu bahwa mobil yang diviralkan itu bukan pencuri anak-anak tapi pengantar paket (barang) milik Ninja Xpress dan meminta ingin datang memberikan Klarifikasi.
“Saya ditelfon melalui salah satu anggota polisi meminta ingin datang bersama sopir dengan mobilnya memberikan klarifikasi jadi saya bilang datang saja namun pas setiba disini warga banyak yang salah paham mungkin dari mulut kemulut hingga pada berdatangan.”ujar Kades Pao, Kamis (19/01/2023) sekitar pukul 17.09 Wita.
Mengetahui setelah melihat mobil perusahaannya sudah diviralkan lewat akun Facebook bahwa mobil tersebut seolah yang digunakan pencuri anak-anak yang sempat terekam CCTV, saat itu juga dirinya langsung mengadu ketetangganya yang kebetulan seorang anggota.

“Saya lihat di Facebook hingga saya mengadu ke tetangga kebetulan seorang polisi menyampaikan kejadian ini dan beliau langsung menghubungi kepala desa pao dan meminta akan datang memberikan klarifikasi demi nama perusahaan dan keamanan kita dilapangan.”terang Kurir Ninja Xpress
Menanggapi kejadian tersebut, Kapolsek Batang menghimbau kepada masyarakat agar jangan terlalu takut dan mudah percaya dengan informasi yang belum jelas Karna itu bisa saja membahayakan nyawa orang yang tidak bersalah.
“Tidak perlu terlalu takut atau resah yang berlebihan dan Jangan mudah percaya informasi sebelum mengetahui faktanya Karna bisa saja salah sasaran hingga membahayakan nyawa orang yang belum tentu itu pelakunya.”imbau Iptu Yasiruddin
Selain itu, Iptu Yasiruddin berharap agar para orang tua masing-masing memberikan pemahaman kepada anak-anaknya, mengingat saat ini maraknya kejehatan pencuri anak-anak.

“Apabila melihat orang yang tidak dikenal atau mencurigakan laporkan kepada Bhabinkamtibmas atau kantor Polisi terdekat dan tidak ambil tindakan sendiri yang bisa berakibat fatal atau harap hubungi Nomor telpon layanan Polsek Batang 081350373500.”tutur Kapolsek
Pewarta: Mail





