Safri, Politisi Muda Jeneponto, Sampaikan Ceramah dalam Acara Ta’ziah di Bontoa

PENJURU. ID | Jeneponto – Politisi muda sekaligus aktivis sosial, Safri, S.Pd., M.Pd., M.H., kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan memberikan ceramah agama dalam acara ta’ziah 10 hari wafatnya almarhumah Hadasiah Dg Ngada Binti Ganning, istri dari Hamakka Dg Lau, Jumat (9/8/2025).

Acara yang berlangsung di Lingkungan Kambang, Kelurahan Bontoa, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto ini, dihadiri oleh keluarga, kerabat, tokoh masyarakat, serta sejumlah pejabat pemerintah daerah. Almarhumah diketahui meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di daerah Balangloe, 10 hari sebelumnya.

Dalam ceramahnya, Safri – yang juga dikenal dengan sapaan Daeng Ngerho – menyampaikan pesan-pesan spiritual yang mendalam. Ia mengajak jamaah untuk senantiasa ikhlas, tabah dalam menghadapi musibah, gemar bersedekah, serta mendoakan orang tua, baik yang masih hidup maupun yang telah wafat.

“Alhamdulillah, malam ini saya kembali diberi kesempatan untuk memenuhi amanah dari keluarga dan masyarakat Jeneponto. Ini adalah bentuk kepedulian terhadap sesama, dan semoga menjadi amal jariyah, baik untuk umat maupun untuk pribadi saya,” ujar Safri dalam ceramahnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh jamaah untuk memperkuat keimanan melalui pelaksanaan salat lima waktu dan memperbaiki hubungan dengan Allah SWT serta sesama manusia, khususnya kepada kedua orang tua. Ia juga menekankan pentingnya ‘satinja’ atau pembersihan diri sebagai bentuk introspeksi spiritual menuju kebahagiaan dunia dan akhirat.

Safri bukan hanya dikenal sebagai kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP), tetapi juga aktif sebagai Ketua DPC Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Kabupaten Jeneponto. Selain itu, ia menjabat sebagai Direktur PT Pupuk Super Tani Indonesia Sulawesi Selatan dan dikenal sebagai pemerhati petani.

Dengan latar belakang pendidikan di bidang pendidikan dan hukum, Safri juga aktif dalam advokasi bantuan hukum berbasis paralegal dan terus memperjuangkan hak-hak masyarakat kecil. Kiprah dan integritasnya menjadikannya sebagai salah satu tokoh muda potensial di kancah politik lokal Sulawesi Selatan.

Acara ta’ziah ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting daerah, di antaranya, Dr. H. Sirajuddin Mamang, M.M. (Staf Ahli Bupati Jeneponto, mewakili Bupati), Maming Awing, S.E. (Kabid Kebudayaan Jeneponto), Muh. Asri, S.Pd.I (Imam Kelurahan Bontoa), Abd. Rahman, S.E. (Lurah Balang, Kecamatan Binamu),Serda Nur Amin (Babinsa Bontoa), Bripka Suilham (Bhabinkamtibmas Kelurahan Bontoa), Kepala Lingkungan Kambang, Tokoh masyarakat dan tokoh pemuda setempat.

Kehadiran para tokoh ini menunjukkan solidaritas dan kepedulian masyarakat terhadap keluarga almarhumah serta menguatkan peran acara keagamaan sebagai perekat sosial di tengah komunitas.

Pos terkait