PT Super Tani Indonesia Perkuat Sistem Pemasaran Pupuk Organik, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

PENJURU. ID | Tangerang – PT Super Tani Indonesia menggelar pertemuan strategis bersama jajaran tim pemasaran nasional di Café Uncle San Kopitiam, Ubud Filage, Ciledug, Kota Tangerang, Kamis (2/10/2025). Pertemuan ini dipimpin langsung Direktur Utama PT Super Tani Indonesia, Andi Undru Mario (AUM), didampingi Ketua Tim Pemasaran Nasional Basir, Ketua Tim IT Sosial Media Aldi, serta Koordinator Pemasaran Hendri.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Surat BPAN–Lembaga Aliansi Indonesia tertanggal 1 Oktober 2025 yang ditandatangani Ketua Umum Irawati Djoni Lubis. Surat tersebut menegaskan pentingnya penguatan konsep dan sistem pemasaran Pupuk Organik Super Tani sebagai kontribusi nyata dalam mendukung Astacita Ketahanan Pangan Presiden Prabowo Subianto.

Dalam realisasi program ini, PT Super Tani Indonesia berkolaborasi dengan Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI) yang diketuai Heintje G. Mandagie, sekaligus Wakil Ketua Umum FORMAS (Forum Indonesia Emas Prabowo-Gibran 2029). SPRI mengambil peran dalam penguatan regulasi dan komunikasi publik, sehingga proses pengawalan Kredit Investasi melalui Bank Indonesia dapat berjalan sesuai kebijakan pemerintah dengan akuntabilitas terjaga.

Sasaran utama penguatan sistem pemasaran ini adalah 80.000 Koperasi Desa Merah Putih dan 74.000 BUMDes di seluruh Indonesia yang diproyeksikan menjadi basis distribusi sekaligus mitra strategis penyaluran pupuk organik. Optimalisasi IT sosial media juga akan menjadi strategi utama untuk memperluas penetrasi pasar secara masif.

Dengan sinergi tersebut, PT Super Tani Indonesia menargetkan peningkatan omzet hingga 10 kali lipat dalam jangka menengah. Selain memperkuat daya saing, strategi ini diharapkan mampu menciptakan sistem pemasaran nasional yang modern, transparan, serta mendukung ketahanan pangan berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pos terkait