PENJURU. ID | Jeneponto – Kepedulian Polres Jeneponto terhadap kesehatan dan masa depan anak-anak kembali diwujudkan melalui kegiatan Bakti Sosial Khitanan (Sunatan) Gratis.
Melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes), Polres Jeneponto hadir langsung di tengah masyarakat Dusun Kappe dan Dusun Manggunturu, Desa Tompobulu, Kecamatan Rumbia, Sabtu (27/12/2025).
Sebanyak tujuh orang anak dari keluarga kurang mampu mengikuti kegiatan bertajuk Bakti Kesehatan ini. Bagi sebagian keluarga, sunatan bukan sekadar tradisi, tetapi juga menjadi beban tersendiri di tengah keterbatasan ekonomi.
Kehadiran Polres Jeneponto pun menjadi angin segar yang menghadirkan rasa tenang, senyum, dan harapan baru.
Program ini merupakan wujud nyata peran Polri sebagai pengayom masyarakat, yang tidak hanya fokus pada menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga aktif mengambil peran dalam meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan sosial warga.
Seluruh proses khitan dilaksanakan secara medis, aman, dan profesional, dengan standar operasional ketat, menggunakan peralatan steril serta ditangani langsung oleh tenaga kesehatan terlatih dari Dokkes Polres Jeneponto.
Kapolres Jeneponto, AKBP Widi Setiawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus menjaga kesehatan generasi penerus bangsa.

“Ini bukan sekadar kegiatan sunatan gratis, tetapi wujud kedekatan dan kepedulian Polri terhadap masyarakat. Anak-anak adalah aset masa depan bangsa, sehingga kesehatan mereka menjadi tanggung jawab bersama. Kami memastikan seluruh proses berjalan aman, sehat, dan tidak memberatkan keluarga,” ujarnya.
Selain pelayanan kesehatan, Polres Jeneponto juga menyalurkan bantuan paket sembako serta tas sekolah kepada para peserta. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu kebutuhan keluarga sekaligus menumbuhkan semangat belajar anak-anak.
Kegiatan bakti sosial ini terasa semakin bermakna karena dilaksanakan di ujung masa pengabdian AKBP Widi Setiawan sebagai Kapolres Jeneponto, menjelang kepindahannya ke tempat tugas yang baru.
Di tengah kesibukan persiapan serah terima jabatan, ia tetap memastikan kegiatan kemanusiaan terus berjalan dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
“Di mana pun kami bertugas, semangat melayani dan berbagi kepada masyarakat harus tetap hidup. Pengabdian tidak diukur dari lamanya bertugas, tetapi dari seberapa besar manfaat yang bisa dirasakan masyarakat,” tambahnya.
Antusiasme masyarakat pun terlihat jelas. Para orang tua yang mendampingi anak-anak mereka mengungkapkan rasa syukur dan haru atas kepedulian Polres Jeneponto. Dg. Gassing, salah satu orang tua peserta, menyampaikan apresiasinya.
“Dengan penghasilan yang pas-pasan, biaya khitan anak cukup berat bagi kami. Bantuan ini sangat membantu. Terima kasih kepada Polres Jeneponto atas kepeduliannya,” tuturnya.
Kegiatan Bakti Sosial Sunatan Gratis ini merupakan agenda rutin Dokkes Polres Jeneponto dan bagian dari program Polri Peduli, yang terus berupaya hadir lebih dekat, humanis, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Di penghujung masa tugas Kapolres, kegiatan ini pun menjadi salah satu jejak pengabdian yang akan dikenang oleh warga Bumi Turatea.





