PENJURU.ID|DENPASAR – 10 Orang Pengurus Raya Kampial(SDRK) mendatangi Kantor Arya Weda Karna DPD RI Renon ,Bali untuk menyerahkan bukti- bukti penyaluran beras dari LSM Kini Jani yang sudah tersalurkan ke warga serta surat sanggahan yang diduga terkait fitnah dugaan temuan penyalahgunaan bantuan beras di Kawasan Perumahan Raya Kampial yang di terima oleh staf AWK.
“Saya sebagai pengurus menjawab bahwa itu bukan bantuan langsung dari pemerintah tetapi dari LSM yang bekerjasama dengan Kodam IX Udayana dari bantuan para pengusaha.” kata Pengurus SDRK I Putu Arwata (45) saat di konfirmasi penjuru.id, Senin pagi,(06/09/2021) di Kantor Arya Wedakarna DPD-RI Renon, Denpasar.
“Tidak ada kaitannya dengan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat ataupun Kelurahan Benoa.Itu murni pengurus SDRK mencari bantuan melalui LSM Kini Jani.” tegasnya.
“Bantuan sudah tersalurkan dan di photo langsung dikirim ke Web LSM yang pendaftarannya melalui link. Pengurus hanya memfasilitasi data,surat permohonan,keamanan dan tempat,sistem penyaluran langsung oleh LSM ke warga.
Dimana letak dugaan penyalah gunaannya.”paparnya
“Mohon segera diklarifikasi, supaya tidak ada fitnah, ini menyangkut nama baik perumahan dan pengurus, walaupun kami pengurus tidak pernah dapat gaji dari masyarakat maupun pemerintah tapi kami pengurus tidak pernah korupsi serupiahpun maupun sebiji beras. Hargailah perjuangan kami.” tegasnya.
“Kami kecewa tidak ketemu AWK supaya langsung kami jawab suratnya AWK yang pernah dilayangkan ke kelurahan kami,sebab kelurahan tidak terkait dengan bantuan ini.” pungkasnya.(Nayaka Penjuru)




