Pelestari Silat tradisional MS Jalan Enam Pengasinan di Tangsel nyatakan sikap netral hadapi pilkada

PENJURU.ID | Tangerang Selatan – Pelestari pencak silat tradisional MS Jalan Enam Pengasinan ranting Benda Baru menyatakan sikap netral dalam menghadapi Pilkada Tangsel mendatang, merujuk pada pedoman dasar yang tertuang dalam kartu anggota nomor 347./PS/MS-6./79 terbitan 25 Maret 1979.

Winta, Tokoh persilatan MS Jalan Enam Pengasinan Kota Tangerang Selatan mengatakan kepada PENJURU.ID (21/9/2020), organisasi persilatan tradisional yang sejak kecil ditekuninya tersebut memegang teguh prinsip nilai-nilai luhur yang terkandung didalamnya, menurutnya menjaga hal tersebut merupakan bagian dari tanggung jawabnya yang diwariskan para pendahulu kepada generasi-generasi penerus binaannya.

Bacaan Lainnya

“Ada lima point yang menjadi pedoman kami sejak dahulu,
1. Memelihara dan mempertinggi nolai seni pencak silat MS jalan enam pengasinan.
2. Memelihara rasa persatuan
3. Mempertinggi harkat derajat Bangsa. Negara, dan Agama.
4. Bebas dari segala aliran politik.
5. Menghayati Pancasila dan UUD 45.
Bagi kami mengamalkan lima pedoman itu harga mati, sesuai yang di amanahkan kepada kami sejak dahulu,” paparnya.

KTA MS Jalan Enam Pengasinan

Dulhadi, ketua ranting MS Jalan Enam Pengasinan Benda Baru Pamulang menambahkan, organisasi silat tradisional MS Jalan Enam Pengasinan merupakan warisan budaya yang harus dilestarikan dan dijaga keberadaannya, Dul sapaan akrabnya menjelaskan, landasan dasar keberadaan organisasi tersebut merujuk pada tradisi persilatan MS Jalan Enam Pengasinan yang kental dengan keberagamannya.

“Saya menginstruksikan kepada segenap anggota dan simpatisan MS Jalan Enam Pengasinan untuk tetap berpedoman pada aturan tradisi, menjaga persatuan dan kesatuan antar sesama, berpolitik dengan tidak mengatasnamakan organisasi,” tandasnya.

Pos terkait